2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum

Jum'at, 22 Mei 2026 - 13:11 WIB
Militer Israel melakukan kekerasan fisik saat menculik sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Foto/SindoNews
JAKARTA - Militer Israel melakukan kekerasan fisik saat menculik sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Kini, mereka telah tiba di Turki dan menjalani medical check up.

Salah satu WNI, Rahendro Herubowo mengaku, dirinya mengalami sejumlah kekerasan saat diculik Zionis Israel.



"Alhamdulillah sekarang kita lagi medical check up tadi abis ngambil darah terus kita mau konsultasi," kata Rahendro dalam video yang dikirim Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Jumat (22/5/2026).

Baca juga: 9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!