Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026 Libatkan Generasi Muda dari Seluruh Indonesia

Jum'at, 24 April 2026 - 21:11 WIB
Dengan menggunakan lagu tema yang sama, yaitu “Inspirasi Diri”, peserta mengembangkan koreografi dengan pendekatan yang beragam. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana satu karya dapat diterjemahkan menjadi ratusan bentuk ekspresi yang berbeda, baik dari sisi gerak, konsep, maupun pendekatan visual.

Grand Final iForte National Dance Competition Inspirasi Diri akan diselenggarakan pada 25 April 2026 di Grand Indonesia, Jakarta, menghadirkan 30 grup terbaik dari hasil kurasi offline 13 kota di Indonesia seperti Yogyakarta, Jember, Surabaya, Batam, Makassar, Balikpapan, Jakarta, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Medan, Padang, dan Bandung. Adapun juri dari kompetisi ini meliputi Cinta Laura Kiehl, Harashta Zahra, Rusmedie Agus, Dian Bokir dan Pulung Jati.

Silvi Liswanda, Vice President Director & Deputy CEO of iForte, Executive Producer Pagelaran Sabang Merauke menjelaskan, “Lagu “Inspirasi Diri” dikemas sebagai benang merah yang menjadi titik temu, kemudian diinterpretasikan secara luar biasa oleh para peserta dan pelaku seni melalui tarian yang dibawakan dengan sepenuh hati dalam tema Nusantara, sehingga menjadikan lagu ini terasa semakin hidup.”



(Kanan-Kiri) Indra Bekti (Host), F. Aming Santoso, Ibu Silvi Liswanda, Yura Yunita, Raisa Andriana , Rusmedie Agus, Sandhidea Cahyo

Proses kurasi penari untuk melibatkan talenta dari seluruh Indonesia dalam pagelaran ini telah dilaksanakan sejak tahun 2024 melalui program The Audition Pagelaran Sabang Merauke, sebuah audisi penari berbakat untuk para penari seluruh daerah di Indonesia.

Pada tahun ini, sebanyak 676 peserta dari 84 kota/kabupatena pendaftar telah melalui proses kurasi, baik secara online maupun offline, dan menghasilkan 50 finalis yang akan tampil pada tahap akhir di Main Atrium East Mall Grand Indonesia pada 26 April 2026 dan dijurikan oleh Raisa Andriana, Ibu Giok Hartono, Rusmedie Agus, Sandhidea Cahyo, dan Pulung Jati.

Dari tahap ini, 27 penari terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 3 bulan di Yogyakarta sebelum terlibat dalam produksi yang lebih besar. Proses ini tidak hanya menekankan pada kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan untuk bekerja dalam sistem produksi yang lebih kompleks.

“Melihat besarnya antusiasme tahun ini, proses kurasi kami lakukan secara berlapis dengan fokus tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada pemahaman musik, kekuatan konsep, hingga cara peserta menyampaikan pesan di atas panggung. para peserta terpilih bukan hanya unggul dalam ajang kompetisi, tapi juga siap untuk memberikan performa terbaiknya sebagai pelaku seni untuk Pagelaran Sabang Merauke nanti” ujar Rusmedie Agus, Sutradara Pagelaran Sabang Merauke.

Selain itu, Sandidhea Cahyo - Koreografer Pagelaran Sabang Merauke menambahkan, “Semakin tahun antusiasme para penari dari seluruh Indonesia terus meningkat, menghadirkan rasa haru sekaligus kebanggaan bagi kami. Namun di sisi lain, hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk mampu mengharmonisasikan beragam perbedaan tersebut ke dalam satu kesatuan yang utuh”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!