Kepala BGN Sebut Harga Motor Listrik untuk SPPG di Bawah Pasaran
Rabu, 08 April 2026 - 19:21 WIB
Dadan memastikan tidak akan melakukan pengadaan motor listrik kembali di tahun 2026 ini. Hal ini sekaligus menjawab kritikan masyarakat terhadap pengadaan tersebut. "Untuk sementara kita cukupkan dulu sekian, karena ini kan anggaran 2025 ya, 2026 tidak ada perencanaan lagi untuk pembelian," pungkasnya.
"Iya akan kita distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG terutama untuk di daerah daerah yang sulit," kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Hal ini disampaikan Dadan menanggapi kritikan masyarakat soal urgensi pengadaan motor listrik ini. Dia menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya disalurkan ke daerah-daerah yang mudah diakses saja, tapi juga daerah yang memiliki medan yang sangat berat.
"Ya program ini kan menjangkau daerah daerah yang nanti akan sangat sulit. Menjangkau desa-desa, daerah daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional," ujarnya.
Untuk SPPG di Daerah
Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pengadaan motor listrik untuk menunjang program akan fokus didistribusikan ke SPPG yang berada di daerah yang sulit diakses."Iya akan kita distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG terutama untuk di daerah daerah yang sulit," kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Hal ini disampaikan Dadan menanggapi kritikan masyarakat soal urgensi pengadaan motor listrik ini. Dia menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya disalurkan ke daerah-daerah yang mudah diakses saja, tapi juga daerah yang memiliki medan yang sangat berat.
"Ya program ini kan menjangkau daerah daerah yang nanti akan sangat sulit. Menjangkau desa-desa, daerah daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :