Biaya Haji Terdampak Konflik Timteng, Menhaj: Pak Presiden Minta Jangan Dibebankan Jemaah

Rabu, 08 April 2026 - 12:55 WIB
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengungkap keinginan Presiden Prabowo Subianto agar jemaah haji tak dibebankan biaya tambahan. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkap keinginan Presiden Prabowo Subianto agar jemaah haji tak dibebankan biaya tambahan. Hal itu jika biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 terjadi lonjakan imbas konflik di Timur Tengah (Timteng).

Gus Irfan mengatakan, pihaknya telah membicarakan kemungkinan adanya penambahan biaya haji tahun ini.



Baca juga: Menhaj Ungkap Skenario Haji 2026: Penerbangan via Afrika hingga Pembatalan Haji

"Intinya presiden Prabowo berharap apapun yang terjadi, kenaikan-kenaikan, jika terjadi kenaikan, beliau minta jangan dibebankan kepada jemaah haji kita," ungkap Gus Irfan saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!