Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, DPR: Evaluasi Total Sistem Pengawasan Penerbangan

Jum'at, 20 Februari 2026 - 07:10 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi menyoroti insiden jatuhnya pesawat Pelita Air di Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Kejadian ini menjadi alarm keras bagi sistem keselamatan transportasi udara nasional. Foto: Sindonews
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi menyoroti insiden jatuhnya pesawat Pelita Air di Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis, 19 Februari 2026. Kejadian ini menjadi alarm keras bagi sistem keselamatan transportasi udara nasional.

Peristiwa tersebut tidak boleh dianggap sepele, meskipun pesawat hanya diawaki satu pilot. Menurut dia, setiap penerbangan tetap menyangkut keselamatan jiwa manusia dan keamanan wilayah yang dilintasi.



Baca juga: Jenazah Pilot Pesawat Pelita Air yang Jatuh di Krayan Dibawa ke Jakarta Besok

"Karena itu, standar keselamatan tidak boleh dikendurkan dalam kondisi apa pun. Kecelakaan pesawat tidak boleh terjadi secara terus-menerus. Ini menyangkut marwah transportasi Indonesia," ujar Mori, Jumat (20/2/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!