Anggota DPR: Stok BBM dan LPG Harus Aman Jelang Lebaran agar Publik Tak Resah

Jum'at, 13 Februari 2026 - 18:53 WIB
Srikandi Politik dari Dapil Kalimantan Timur ini mendorong agar langkah mitigasi diperkuat dengan memastikan buffer stok minimal 25 persen di depot strategis seperti Cilacap dan Semarang, serta menyiapkan tambahan armada distribusi hingga 15 persen guna mengantisipasi lonjakan permintaan dan potensi hambatan logistik. Sarifah juga meminta pengawasan distribusi diperketat di wilayah perkotaan dengan konsumsi tinggi untuk mencegah penumpukan atau keterlambatan pasokan di tingkat agen dan pangkalan.

Bunda Harum –demikian Sarifah Suraidah akrab disapa, menilai ketersediaan BBM dan LPG bukan hanya soal pasokan, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam menjaga inflasi pangan dan daya beli masyarakat menjelang Idulfitri. Menurut dia, distribusi energi yang terganggu dapat berdampak pada kenaikan biaya produksi dan harga kebutuhan pokok, sehingga diperlukan sinergi antara sejumlah pihak agar sistem berjalan optimal.

Sarifah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kesiapan energi nasional selama Ramadan dan Lebaran 2026. “Kita ingin masyarakat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM atau LPG,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!