MA Berhentikan Sementara Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap
Senin, 09 Februari 2026 - 13:27 WIB
Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan usai ditetapkan tersangka suap. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan usai ditetapkan tersangka suap.
“Selanjutnya, Ketua Mahkamah Agung akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur Pengadilan Negeri Depok yang tertangkap tangan tersebut,” ujar Juru Bicara MA Yanto saat konferensi pers, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Ketua-Wakil Ketua PN Depok Ditangkap KPK, KY: Ternyata Masalah Integritas, Bukan Kesejahteraan
Ketua MA juga akan mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pemberhentian sementara. Dia menyatakan hakim yang terbukti bersalah akan diberhentikan dengan tidak hormat.
“Terhadap hakim, maka Mahkamah Agung secepatnya mengajukan surat usul pemberhentian sementara kepada Presiden. Apabila nanti berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dinyatakan terbukti bersalah, maka yang bersangkutan akan diberhentikan secara tidak hormat sebagai hakim oleh Presiden atas usul Ketua MA," kata Yanto.
Hal serupa juga akan diambil terhadap juru sita PN Depok Yohansyah Maruanaya yang ikut terjaring OTT KPK. Yohansyah akan diberhentikan melalui Sekretaris MA.
“Selanjutnya, Ketua Mahkamah Agung akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur Pengadilan Negeri Depok yang tertangkap tangan tersebut,” ujar Juru Bicara MA Yanto saat konferensi pers, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Ketua-Wakil Ketua PN Depok Ditangkap KPK, KY: Ternyata Masalah Integritas, Bukan Kesejahteraan
Ketua MA juga akan mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pemberhentian sementara. Dia menyatakan hakim yang terbukti bersalah akan diberhentikan dengan tidak hormat.
“Terhadap hakim, maka Mahkamah Agung secepatnya mengajukan surat usul pemberhentian sementara kepada Presiden. Apabila nanti berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dinyatakan terbukti bersalah, maka yang bersangkutan akan diberhentikan secara tidak hormat sebagai hakim oleh Presiden atas usul Ketua MA," kata Yanto.
Hal serupa juga akan diambil terhadap juru sita PN Depok Yohansyah Maruanaya yang ikut terjaring OTT KPK. Yohansyah akan diberhentikan melalui Sekretaris MA.
Lihat Juga :