Indonesia Jadi Hub Perdagangan dan Kolaborasi Ekonomi Dunia Islam di Asia Pasifik

Rabu, 04 Februari 2026 - 20:52 WIB
"Indonesia punya keunggulan geografis dan kepercayaan dari negara-negara muslim. Kami siap menghubungkan pelaku usaha Muslim dengan peluang bisnis nyata, dari kemitraan hingga investasi besar. Dan kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan investor global yang tertarik dengan ekonomi Islam,” ujarnya.

Indonesia memiliki posisi kuat dalam ekosistem global. Menurut State of Global Islamic Economy Report 2024-2025, Indonesia mempertahankan peringkat ketiga dalam ekonomi Islam global setelah Malaysia dan Arab Saudi, dengan pencapaian tertinggi di sektor modest fashion (peringkat 1), pariwisata Muslim-friendly (peringkat 2), serta farmasi dan kosmetik halal (peringkat 2).

Capaian paling signifikan adalah Indonesia menjadi negara dengan investasi halal terbesar di dunia, dengan 40 transaksi senilai USD1,6 miliar sepanjang 2023 dari total USD5,8 miliar investasi halal global.

Industri halal Indonesia terus berkembang dengan momentum yang kuat. Hingga Triwulan II 2025, jumlah industri halal mencapai 140.944 perusahaan dengan 584.552 produk bersertifikasi halal, menunjukkan ekosistem yang semakin matang dan terintegrasi.

Dukungan terhadap peran Indonesia juga datang dari pemangku kepentingan internasional. Presiden Islamic Chamber of Commerce and Development (ICCD) dan Chairman of the Federation of Saudi Chambers of Commerce Abdullah Saleh Kamel menyatakan dukungannya terhadap peran Indonesia dalam memperkuat integrasi ekonomi di dunia Islam melalui B57+ Asia-Pacific Regional Chapter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!