Menekraf: Kerja Sama Ekraf Indonesia-Australia Terus Berkembang
Kamis, 29 Januari 2026 - 16:23 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan kehormatan Menteri Urusan Seni Australia Anthony Stephen Burke di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Foto/Istimewa
JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan kehormatan Menteri Urusan Seni Australia Anthony Stephen Burke di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dalam upaya memperkuat sinergi industri kreatif Indonesia-Australia.
Selain menjabat sebagai Menteri Urusan Seni, Tony Burke juga mengemban amanah sebagai Menteri Dalam Negeri, Menteri Keamanan Siber, serta Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia.
Dalam pertemuan itu, Menekraf Teuku Riefky Harsya mengapresiasi keberhasilan kolaborasi kedua negara sepanjang 2025, di antaranya peringatan satu dekade Festival Sinema Australia-Indonesia (FSAI), agenda business matching di Sydney melalui program S’RASA (Rasa Rempah Indonesia), serta kesepakatan kerja sama dengan Canva Inc untuk mendukung pemberdayaan pelaku kreatif Indonesia.
Baca juga: IHSG Rontok 8%, Harga Emas Semakin Berkilau, Ada Apa?
“Kerja sama ekonomi kreatif Indonesia-Australia terus berkembang dari tahun ke tahun. Kami berharap tahun 2026 dapat menjadi fase penting untuk memperluas kolaborasi lintas subsektor dan memperkuat kemitraan strategis kedua negara,” ujar Teuku Riefky Harsya.
Riefky menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang berdaya saing global dan berbasis inovasi. “Kerja sama ini kami arahkan agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia dapat naik kelas, terhubung dengan pasar dan talenta global, serta berperan lebih aktif dalam rantai nilai internasional,” ujarnya.
Selain menjabat sebagai Menteri Urusan Seni, Tony Burke juga mengemban amanah sebagai Menteri Dalam Negeri, Menteri Keamanan Siber, serta Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia.
Dalam pertemuan itu, Menekraf Teuku Riefky Harsya mengapresiasi keberhasilan kolaborasi kedua negara sepanjang 2025, di antaranya peringatan satu dekade Festival Sinema Australia-Indonesia (FSAI), agenda business matching di Sydney melalui program S’RASA (Rasa Rempah Indonesia), serta kesepakatan kerja sama dengan Canva Inc untuk mendukung pemberdayaan pelaku kreatif Indonesia.
Baca juga: IHSG Rontok 8%, Harga Emas Semakin Berkilau, Ada Apa?
“Kerja sama ekonomi kreatif Indonesia-Australia terus berkembang dari tahun ke tahun. Kami berharap tahun 2026 dapat menjadi fase penting untuk memperluas kolaborasi lintas subsektor dan memperkuat kemitraan strategis kedua negara,” ujar Teuku Riefky Harsya.
Riefky menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang berdaya saing global dan berbasis inovasi. “Kerja sama ini kami arahkan agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia dapat naik kelas, terhubung dengan pasar dan talenta global, serta berperan lebih aktif dalam rantai nilai internasional,” ujarnya.
Lihat Juga :