Empat Sastrawan Raih Penghargaan Denny JA Foundation 2025

Kamis, 13 November 2025 - 22:34 WIB

2. Dermakata Award 2025 – Non-Fiksi: Sindhunata

Romo Sindhunata dianugerahi Dermakata Award 2025 kategori Non-Fiksi berkat kemampuannya mengubah tawa rakyat menjadi filsafat hidup. Lewat karya seperti Ilmu Ngglethek dan Opo Jare Tekek, dia menempatkan ludruk dan jula-juli sebagai sumber kebijaksanaan wong cilik.

Dengan latar pendidikan doktoral di Munchen dan pengalaman panjang sebagai penulis serta pastor, Sindhunata memadukan riset akademik, humanisme, dan empati pastoral, menjadikan tulisannya sebagai ziarah batin yang merawat akar budaya.

3. Dermakata Award 2025 – Fiksi: Kaisar Deem

Penulis muda Kaisar Deem meraih Dermakata Award kategori Fiksi melalui kumpulan cerpen Jose Kecil dalam Dirimu. Karyanya menyoroti memori kelam sejarah melalui tokoh Jose, bocah penyintas Timor Leste, dengan gaya realisme sosial yang jujur dan mengguncang.

Lahir di Makassar, Kaisar dikenal karena keberaniannya mengangkat tema luka, ketidakadilan, dan ingatan kolektif bangsa yang sering diabaikan.

4. Puisi Esai Award 2025 – Fatin Hamama

Fatin Hamama memperoleh Puisi Esai Award 2025 atas kemampuannya memadukan riset sosial, spiritualitas, dan suara kemiskinan urban menjadi puisi yang lembut namun menggetarkan.

Melalui karya Puisi dan Bunga Kangkung serta Mazmur Duka Mazmur Cinta, dia menulis dari lorong-lorong kehidupan tentang cinta, kelaparan, dan kehilangan arah di tengah hiruk-pikuk kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!