Tugas Kejagung Masih Numpuk, Prabowo: Banyak Tambang Ilegal yang Merugikan
Senin, 20 Oktober 2025 - 14:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian Kejagung yang mengembalikan uang hasil sitaan kasus dugaan korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) senilai Rp13,2 triliun ke negara. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengembalikan uang hasil sitaan kasus dugaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) senilai Rp13,2 triliun ke negara. Meski demikian, dia mengingatkan masih banyak persoalan besar lain yang harus diberantas, salah satunya praktik tambang ilegal yang menyebabkan kerugian besar bagi negara.
“Jadi, saya sampaikan penghargaan kepada Kejaksaan, terima kasih. Tapi, saya ingatkan masih banyak tugas kita, masih banyak tambang ilegal, kerugian kita juga mungkin puluhan triliun atau ratusan triliun,” ujar Prabowo di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).
Baca juga: Prabowo Ingatkan Kejagung-Polri soal Kriminalisasi: Jangan Cari Perkara ke Orang Kecil, Itu Zalim
Dia meminta Kejagung jangan lengah hingga terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. “Selamat atas pekerjaan ini. Jangan surut, jangan malas, jangan menyerah, berbuatlah yang terbaik kepada bangsa, negara, dan rakyatmu,” katanya.
“Jadi, saya sampaikan penghargaan kepada Kejaksaan, terima kasih. Tapi, saya ingatkan masih banyak tugas kita, masih banyak tambang ilegal, kerugian kita juga mungkin puluhan triliun atau ratusan triliun,” ujar Prabowo di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).
Baca juga: Prabowo Ingatkan Kejagung-Polri soal Kriminalisasi: Jangan Cari Perkara ke Orang Kecil, Itu Zalim
Dia meminta Kejagung jangan lengah hingga terus berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. “Selamat atas pekerjaan ini. Jangan surut, jangan malas, jangan menyerah, berbuatlah yang terbaik kepada bangsa, negara, dan rakyatmu,” katanya.
Lihat Juga :