Wasekjen MUI: Program MBG Miliki Kebaikan Besar tapi Perlu Dikawal

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:13 WIB
Program Makan?Bergizi?Gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada awal 2025 telah mencapai cakupan yang signifikan. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada awal 2025 telah mencapai cakupan yang signifikan. Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Arif Fakhruddin mengatakan, program MBG memiliki potensi sangat besar untuk mendukung pemenuhan gizi siswa dan ibu hamil di seluruh Indonesia.

Jangkauan yang telah berhasil dicapai memperlihatkan niat baik dan prioritas nasional Pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. “Kami mengapresiasi program MBG yang digagas oleh Pak Presiden Prabowo sebagai upaya strategis dan penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, agar niat baik tersebut benar-benar berdampak positif, pengawasan dan pelaksanaan yang tepat, aman, dan berkualitas mutlak diperlukan,” katanya, Minggu (19/10/2025). Baca juga: BGN Sajikan Menu Spesial MBG di Momen Hari Ulang Tahun Presiden Prabowo, Ini Isinya



Namun, lanjut Arif, pemerintah bersama seluruh mitra pelaksana harus memastikan bahwa setiap makanan yang disajikan aman dan sesuai standar keamanan pangan. Program MBG tidak boleh hanya mengedepankan aspek gizi dan jangkauan penerima, tetapi juga aspek kehalalan dan ketayyiban yang meliputi kebaikan, keamanan, dan kebersihan. ”Sehingga program MBG ini tidak akan menimbulkan bahaya bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Untuk memastikan keamanan itu, Arif mengusulkan agar pemerintah melibatkan ulama dan ahli gizi muslim dalam pengawasan. Selain itu, Pemerintah juga harus memberikan edukasi adab makan dan kebersihan kepada siswa penerima manfaat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!