Reformasi Kepolisian, Polri Tegaskan Terbuka Terima Semua Kritik

Rabu, 08 Oktober 2025 - 17:25 WIB
Sebelumnya, Direktur Great Institute Dr Syahganda Nainggolan mengatakan, tantangan kepolisian sebagai tembok demokrasi tidak mudah. Menunjuk gejolak yang terjadi akhir Agustus, dia menegaskan yang harus direformasi seharusnya bukan hanya Polri, tetapi juga TNI, Kejaksaan, dan lembaga-lembaga kenegaraan dan pemerintah lainnya.

"Reformasi harus menyentuh lembaga-lembaga lain, tidak bisa satu sektoral, Polri saja," ujar Syahganda.

Dia mengapresiasi langkah Polri yang terus membuka diri atas kritik dan saran dari semua unsur masyarakat, khususnya kelompok masyarakat kritis.

Tenaga Ahli Kedeputian I KSP Feri Kusuma menuturkan program pemerintah yang dirumuskan dalam Asta Cita tidak akan terlaksana dengan baik jika K/L tidak mengomunikasannya dengan masyarakat.

Dia mengapresiasi Polri yang terus membangun komunikasi kondusif untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah. Diskusi Publik ini dihadiri oleh unsur kehumasan K/L, para pejabat kehumasan Polri baik di Mabes maupun Polda di seluruh Tanah Air.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!