Membaca Tujuan Jokowi Bertamu ke Kertanegara Bertemu Prabowo 4 Mata
Selasa, 07 Oktober 2025 - 07:03 WIB
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025) menimbulkan banyak spekulasi. Foto/Dok BPMI Setpres
JAKARTA - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025) menimbulkan banyak spekulasi. Pertemuan itu dinilai sebagai upaya agar Presiden Prabowo tak mereshuffle menteri yang "dekat" dengan Jokowi.
Pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti membaca dua hal dari pertemuan Jokowi dan Prabowo. Pertama, pertemuan itu menjadi tanda Jokowi membutuhkan Prabowo.
"Bahwa kenyataannya, Pak Jokowilah yang mendatangi Pak Prabowo menegaskan hal itu. Bila sebelumnya terlihat Pak Prabowo yang mencari jadwal bertemu Pak Jokowi, kali ini sebaliknya. Pak Jokowi lah yang mendatangi, Pak Prabowo," kata Ray saat dihubungi, Senin (6/10/2025).
Baca juga: Menebak Isi Obrolan Jokowi dan Prabowo di Kertanegara
Kedua, Prabowo dinilai tengah memainkan strategi "politik tarik-ulur." Apalagi, kata Ray, Prabowo sudah lama tak menjalin komunikasi dengan mantan Wali Kota Solo itu pascareshuffle kabinet.
"Setelah sekian lama Pak Prabowo seperti tidak berkomunikasi dengan Pak Jokowi, dan banyak anggota kabinet yang bersama dengan Pak Jokowi sebelumnya diganti oleh Pak Prabowo, tiba saatnya menarik lagi Jokowi ke dalam," kata Ray.
Pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti membaca dua hal dari pertemuan Jokowi dan Prabowo. Pertama, pertemuan itu menjadi tanda Jokowi membutuhkan Prabowo.
"Bahwa kenyataannya, Pak Jokowilah yang mendatangi Pak Prabowo menegaskan hal itu. Bila sebelumnya terlihat Pak Prabowo yang mencari jadwal bertemu Pak Jokowi, kali ini sebaliknya. Pak Jokowi lah yang mendatangi, Pak Prabowo," kata Ray saat dihubungi, Senin (6/10/2025).
Baca juga: Menebak Isi Obrolan Jokowi dan Prabowo di Kertanegara
Kedua, Prabowo dinilai tengah memainkan strategi "politik tarik-ulur." Apalagi, kata Ray, Prabowo sudah lama tak menjalin komunikasi dengan mantan Wali Kota Solo itu pascareshuffle kabinet.
"Setelah sekian lama Pak Prabowo seperti tidak berkomunikasi dengan Pak Jokowi, dan banyak anggota kabinet yang bersama dengan Pak Jokowi sebelumnya diganti oleh Pak Prabowo, tiba saatnya menarik lagi Jokowi ke dalam," kata Ray.
Lihat Juga :