Tidak Setuju PSBB, Orang Terkaya Indonesia Surati Presiden Jokowi

Sabtu, 12 September 2020 - 22:54 WIB
Pemilik Grup Djarum, Budi Hartono. Foto/Forbes
JAKARTA - Bos Grup Djarum, Budi Hartono menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat 11 September 2020. Melalui suratnya, dia mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Surat orang terkaya di Indonesia kepada Jakowi ditunjukkan pengusaha Peter F Gontha melalui akun Instagramnya, @petergontha, Sabtu (12/9/2020). "Surat Budi Hartono Orang terkaya di Indonesia kepada Presiden RI SEPTEMBER 2020," tulis Peter.



Dalam suratnya, Hartono menyebut keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kembali PSBB tidak tepat. PSBB di DKI Jakarta dinilainya telah terbukti tidak efektif dalam menurunkan tingkat pertumbuhan infeksi Corona di Jakarta.

"Di Jakarta meskipun Pemerintah DKI telah melakukan PSBB, tingkat pertumbuhan infeksi tetap masih naik," kata Hartono dalam suratnya. (Baca juga: Usai Koordinasi dengan Pusat, Besok Anies dan Satgas Corona Umumkan PSBB )

Menurut dia, kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta tetap akan mencapai maksimum dengan atau tidak diberlakukannya PSBB lagi. Hal ini disebabkan seharusnya pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus terus menyiapkan tempat isolasi mandiri untuk menangani lonjakan kasus.

Dalam suratnya, Hartono juga menyarankan perbaikan yang harus dilakukan pemerintah dan khususnya Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan peningkatan laju infeksi. Hartono juga menyertakan lembaran lampiran berisi bukti-bukti untuk memperkuat argumentasinya. (Baca juga: PSBB Kembali Diterapkan, Anies: Bukan Larangan tapi Pengetatan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!