Jokowi Singgung Orang Besar di Kasus Ijazah Palsu, Kubu Roy Suryo: Playing Victim!

Senin, 28 Juli 2025 - 13:25 WIB
Khozinudin juga menanggapi kehadiran Jokowi di reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu (26/7/2025). Dia mengatakan, pernyataan Jokowi di acara tersebut merusak proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya.

"Keaslian ijazah itu tidak bisa dikonfirmasi dengan acara reuni. Reuni itu ya namanya reuni, orang-orang bisa datang, bisa masuk siapa pun bisa, dan statemennya belakangan juga malah kacau balau. Justru itu merusak proses hukum yang sedang dijalankan aparat penyidik Polda Metro Jaya," ujarnya.

Khozinudin meminta penyidik menunjukkan ijazah SMA dan S1 Jokowi. Ijazah tersebut sudah disita penyidik saat memeriksa Jokowi beberapa waktu lalu.

"Nanti kami akan lihat, apakah saksi-saksi sebelum diperiksa ditunjukkan sebuah dokumen ijazah S1 dan SMA milik Jokowi lalu ditanyakan apakah pernah melihat ijazah ini. Dari situ kita bisa meyakini bahwa memang ijazah itu disita," katanya.

"Tapi, belum sampai tahap apakah ijazah itu asli atau tidak, karena barang yang hanya dilihat sekilas apakah asli atau tidak, tapi bisa kita konfirmasi bahwa ijazah itu benar, memang disita penyidik ketika ditunjukkan kepada saksi sebelum diperiksa," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!