Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Seperti Kakak Adik, Pengamat: Itu Artinya Mereka Kompak
Selasa, 22 Juli 2025 - 09:10 WIB
Baca Juga: Bertemu di Teuku Umar, Prabowo-Megawati Foto Duduk Sebangku
Hensat optimistis, kolaborasi kedua partai hanya soal waktu. Dua pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi bukti komunikasi tingkat tinggi tetap terjaga.
"Karena sudah kompak, artinya kerja sama antara PDI Perjuangan dan Gerindra itu tinggal masalah waktu saja," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung hubungan PDIP dan Partai Gerindra saat Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah. Prabowo menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak dan adik.
Prabowo mulanya mengutip semboyan Presiden Soekarno tentang niat menyejahterakan bangsa. "Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan Proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," jelas Prabowo, Senin (21/7/2025).
Hensat optimistis, kolaborasi kedua partai hanya soal waktu. Dua pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi bukti komunikasi tingkat tinggi tetap terjaga.
"Karena sudah kompak, artinya kerja sama antara PDI Perjuangan dan Gerindra itu tinggal masalah waktu saja," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung hubungan PDIP dan Partai Gerindra saat Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah. Prabowo menyebut hubungan PDIP dan Gerindra seperti kakak dan adik.
Prabowo mulanya mengutip semboyan Presiden Soekarno tentang niat menyejahterakan bangsa. "Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan Proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia," jelas Prabowo, Senin (21/7/2025).
Lihat Juga :