Proyek Penulisan Ulang Sejarah Tak Gunakan Istilah Orde Lama, Ini Respons Puan

Selasa, 27 Mei 2025 - 13:43 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti proyek penulisan ulang sejarah yang tak memakai istilah Orde Lama. Foto/Achmad Al Fiqri
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti proyek penulisan ulang sejarah yang tak memakai istilah " Orde Lama ". Ia mengingatkan agar pelaksanaan proyek itu tak menyakiti satu pihak mana pun dan tak menghilangkan bagian sejarah Indonesia.

"Ya itu, apa pun kalimatnya, apa pun kejadiannya, jangan sampai kemudian ada yang tersakiti, jangan sampai ada yang kemudian dihilangkan, karenanya sejarah ya tetap sejarah," kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/5/2025).



Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini mengingatkan agar proyek penulisan ulang sejarah harus dikaji dengan baik dan hati-hati. Ia juga meminta proyek itu tak dilakukan terburu-buru dan menghilangkan bagian sejarah yang ada.

"Harus dilakukan secara hati-hati, transparan, jangan terburu-buru, dan jangan kemudian menghapus sejarah yang ada. Walaupun itu pahit, namun harus tetap disampaikan dengan transparan," ujar Puan

Baca Juga: Fadli Zon Sebut 113 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah Nasional

Puan pun mengingatkan agar tak melupakan sejarah. "Jadi jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Kalau memang ingin diperbaiki, silakan, tapi namanya sejarah apakah itu pahit, apakah itu baik, ya kalau memang diulang harus diulang dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!