AHY Soroti Tantangan dan Peluang Keberlanjutan di Indonesia

Senin, 12 Mei 2025 - 11:47 WIB
Di kawasan utara Pulau Jawa, khususnya Jakarta, penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan laut menjadi ancaman nyata bagi jutaan warga.

Sebagai respons, Indonesia tengah mengembangkan Proyek Tanggul Laut Raksasa yang merupakan kolaborasi multinasional untuk melindungi pesisir dan zona ekonomi vital. AHY menyebut proyek ini sebagai simbol komitmen nasional dalam menghadapi krisis iklim.

Masalah Sampah Jadi Perhatian Utama

AHY mengungkapkan bahwa Indonesia menghasilkan lebih dari 64 juta ton sampah per tahun, yang sebagian besar belum terkelola dengan baik. Ia menekankan pentingnya pengembangan fasilitas waste-to-energy untuk mengubah sampah menjadi sumber listrik, sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir, mendiversifikasi energi, dan memperkuat ekonomi sirkular.

Mengenai urbanisasi, AHY mencatat bahwa saat ini lebih dari separuh penduduk Indonesia tinggal di kawasan perkotaan, dan angka ini diprediksi mencapai 70 persen pada tahun 2045.

“Tantangannya bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun komunitas yang tahan iklim dan terhubung dengan baik,” kata AHY.

Ia menggarisbawahi pentingnya terobosan kebijakan dan skema pembiayaan agar sektor perumahan dapat menjadi motor pertumbuhan hijau dan keadilan sosial.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!