Libatkan 365 Kaligrafer, Kemenag Raih Dua Rekor MURI Penulisan Mushaf Nusantara

Rabu, 19 Maret 2025 - 23:40 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meninjau penulisan Mushaf Al-Quran. Foto/istimewa
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) meraih dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam Penulisan Mushaf Nusantara. Keduanya yaitu penulisan Mushaf Al-Qur’an secara serentak oleh kaligrafer terbanyak dengan melibatkan 365 kaligrafer se-Indonesia, dan Mushaf Al-Qur’an dengan Corak Iluminasi Nusantara terbanyak mencapai 106 corak.

Penghargaan itu diserahkan secara simbolis oleh Manager Senior MURI Priyono kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag Abu Rokhmad. Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, serta Direktur Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (Lemka), Didin Sirojudin.



Nasaruddin Umar mengatakan, mushaf Al-Qur’an bukan sekadar karya seni, tetapi juga memiliki nilai sakral. Nasaruddin mengaitkan kaligrafi dengan sumpah pertama dalam Al-Qur’an, yaitu Nun, wal Qalami Wa Ma Yasturun. Nasaruddin menjelaskan tiga unsur tersebut, nun (botol tinta), qalam (pena), dan yasturun (lembaran) merefleksikan prinsip pencatatan dalam ajaran Islam.

Baca juga: Angka Buta Aksara Al-Qur'an Tinggi, Menag: Honor Guru Ngaji hanya Rp100 Ribu per Bulan

“Goresan kaligrafi yang diabadikan pada momen ini membawa berkah di bulan suci Ramadan. Kaligrafi bersumber dari sebuah titik. Segala sesuatu bermula dari titik dan akan kembali kepada titik. Mengandung makna bahwa ilmu, hikmah, dan hakikat tersembunyi dalam satu titik kecil yang bisa membuka pemahaman luas tentang Islam. Maka wajar kalau apa yang dilakukan hari ini dianugerahi sebuah rekor MURI,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!