Dipecat PDIP, Jokowi Berlabuh ke Partai Apa?
Kamis, 19 Desember 2024 - 13:34 WIB
Joko Widodo (Jokowi). Foto/Ary Wahyu Widodo
JAKARTA - Joko Widodo ( Jokowi ) dipecat dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ). Ke partai apa Presiden ke-7 RI tersebut berlabuh?
Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 yang ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Pemecatan tersebut diumumkan Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun dalam keterangan melalui video, Senin (16/12/2024). PDIP juga memecat Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. SK pemecatan Gibran bernomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024. Sedangkan SK pemecatan Bobby bernomor 1651/KPTS/XII/2024. Penetapan pemecatan dilakukan pada 14 Desember 2024.
Komarudin menegaskan, Jokowi, Gibran , dan Bobby dilarang untuk melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP.
Baca Juga: Resmi Dipecat PDIP, Ini Aneka Jawaban Jokowi, Gibran, dan Bobby
"Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDI Perjuangan tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh Saudara Joko Widodo," tegas Komarudin.
Dia juga menyampaikan, DPP PDIP akan mempertanggungjawabkan surat keputusan ini pada Kongres PDIP yang akan datang. "Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya," kata Komarudin.
Menyikapi pemecatan tersebut, Jokowi buka suara. "Ndak apa, saya menghormati itu dan saya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian karena keputusan itu sudah terjadi. Nanti waktu yang akan mengujinya," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024) sore.
Jokowi hanya tersenyum saat ditanya apakah nanti KTA PDIP akan dikembalikan atau tidak. Ketika ditanya apakah akan membentuk partai baru, Presiden ke-7 RI ini hanya menjawab singkat. "Saya sudah menyampaikan, partai perorangan," ucapnya.
Soal putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang juga turut dipecat dari PDIP, Jokowi mempersilakan untuk bertanya langsung kepada Gibran. "Ya, tanya saja ke Mas Gibran."
Terkait alasan pemecatan yang dijadikan dasar PDIP, Jokowi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian karena telah diputuskan. "Nanti waktu yang akan mengujinya," kata Jokowi.
Meski Jokowi belum memastikan berkiprah di partai apa setelah dipecat PDIP, spekulasi tentang rumah politik baru suami Iriana tersebut terus bermunculan.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, pihaknya terbuka untuk menerima Jokowi jika ingin bergabung ke Golkar.
Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 yang ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Pemecatan tersebut diumumkan Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun dalam keterangan melalui video, Senin (16/12/2024). PDIP juga memecat Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. SK pemecatan Gibran bernomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024. Sedangkan SK pemecatan Bobby bernomor 1651/KPTS/XII/2024. Penetapan pemecatan dilakukan pada 14 Desember 2024.
Komarudin menegaskan, Jokowi, Gibran , dan Bobby dilarang untuk melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDIP.
Baca Juga: Resmi Dipecat PDIP, Ini Aneka Jawaban Jokowi, Gibran, dan Bobby
"Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDI Perjuangan tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dilakukan oleh Saudara Joko Widodo," tegas Komarudin.
Dia juga menyampaikan, DPP PDIP akan mempertanggungjawabkan surat keputusan ini pada Kongres PDIP yang akan datang. "Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya," kata Komarudin.
Menyikapi pemecatan tersebut, Jokowi buka suara. "Ndak apa, saya menghormati itu dan saya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian karena keputusan itu sudah terjadi. Nanti waktu yang akan mengujinya," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024) sore.
Jokowi hanya tersenyum saat ditanya apakah nanti KTA PDIP akan dikembalikan atau tidak. Ketika ditanya apakah akan membentuk partai baru, Presiden ke-7 RI ini hanya menjawab singkat. "Saya sudah menyampaikan, partai perorangan," ucapnya.
Soal putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang juga turut dipecat dari PDIP, Jokowi mempersilakan untuk bertanya langsung kepada Gibran. "Ya, tanya saja ke Mas Gibran."
Terkait alasan pemecatan yang dijadikan dasar PDIP, Jokowi kembali menegaskan bahwa dirinya tidak dalam posisi membela atau memberikan penilaian karena telah diputuskan. "Nanti waktu yang akan mengujinya," kata Jokowi.
Respons Parpol
Meski Jokowi belum memastikan berkiprah di partai apa setelah dipecat PDIP, spekulasi tentang rumah politik baru suami Iriana tersebut terus bermunculan.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, pihaknya terbuka untuk menerima Jokowi jika ingin bergabung ke Golkar.
Lihat Juga :