KMHDI Sebut IKN Simbol Pemerataan Ekonomi Indonesia yang Harus Dilanjutkan
Senin, 28 Oktober 2024 - 20:54 WIB
Ketua PP KMHDI I Wayan Darmawan mengatakan, pembangunan IKN dapat mengakselerasi pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Nusantara ( IKN ) di Kalimantan Timur yang dimulai sejak era Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Pembangunan ini menjadi simbol pemerataan ekonomi .
Ketua PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) I Wayan Darmawan mengatakan, pembangunan IKN dapat mengakselerasi pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia. ”Pembangunan IKN yang dimulai dari era kepemimpinan Jokowi harus tetap dilanjutkan oleh pemerintah baru Prabowo-Gibran," kata Darmawan dalam keterangan tertulis, Senin (28/10/2024). Baca juga: Prabowo Akan Pelajari Keppres IKN, Mensesneg: Kalau Ready, Tinggal Teken
Menurutnya, selama ini pembangunan banyak berputar di Pulau Jawa dan Indonesia bagian barat. Pembangunan yang berpusat di bagian barat tersebut akhirnya menimbulkan ketimpangan antara barat dan timur.
Salah satu bukti ketimpangan adalah indeks pembangunan manusia di kawasan timur Indonesia terbilang lebih rendah dibandingkan kawasan Indonesia bagian barat. Di samping itu sebaran perguruan tinggi pun lebih banyak di barat ketimbang di Indonesia bagian timur.
Ketua PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) I Wayan Darmawan mengatakan, pembangunan IKN dapat mengakselerasi pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia. ”Pembangunan IKN yang dimulai dari era kepemimpinan Jokowi harus tetap dilanjutkan oleh pemerintah baru Prabowo-Gibran," kata Darmawan dalam keterangan tertulis, Senin (28/10/2024). Baca juga: Prabowo Akan Pelajari Keppres IKN, Mensesneg: Kalau Ready, Tinggal Teken
Menurutnya, selama ini pembangunan banyak berputar di Pulau Jawa dan Indonesia bagian barat. Pembangunan yang berpusat di bagian barat tersebut akhirnya menimbulkan ketimpangan antara barat dan timur.
Salah satu bukti ketimpangan adalah indeks pembangunan manusia di kawasan timur Indonesia terbilang lebih rendah dibandingkan kawasan Indonesia bagian barat. Di samping itu sebaran perguruan tinggi pun lebih banyak di barat ketimbang di Indonesia bagian timur.
Lihat Juga :