Ibas: BIN Bekerja Dalam Senyap, Netral, Profesional, Amanah untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara
Rabu, 16 Oktober 2024 - 20:34 WIB
“Visi tajam calon Kepala BIN tegas, tepat, adaptif, jelas, akuntabel, modern,” ujar Ibas.
“Boleh kami katakan, kelengkapan profil: check, kemampuan manajerial: check, pengalaman non-intelijen dan intelijen: check, kesetiaan dan amanah pekerjaan: check. Dan yang tak kalah penting, kerja sama dengan Presiden terpilih juga: check,” kata Ibas.
Dia menekankan beberapa hal penting yang harus diperhatikan Herindra jika terpilih menjadi Kepala BIN. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang efektif antarlembaga intelijen harus menjadi prioritas utama.
“Untuk itu, kami mendukung agar Pak Herindra dapat juga memperlihatkan beberapa hal. Pertama, calon Kabin harus mampu melakukan koordinasi intelijen antarsesama lembaga yang tercantum dalam UU Intelijen, termasuk di dalamnya menjalankan kemampuan komunikasi efektif dan efisien,” ungkapnya.
Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrat itu juga menegaskan pentingnya netralitas BIN dalam menjaga agar kekuasaan tidak menjurus ke ranah politik dan sipil. Dia mengingatkan bahwa fokus utama BIN adalah menjaga keamanan negara bukan terlibat dalam kepentingan politik.
“Kedua, calon Kabin harus memiliki komitmen terkait netralitas BIN dalam menjaga kekuasaan agar tidak menjurus ke ranah politik dan sipil. BIN diharapkan tetap fokus terhadap peran dan fungsi utamanya yaitu tugas demi keamanan bangsa dan negara,” ujarnya.
“Boleh kami katakan, kelengkapan profil: check, kemampuan manajerial: check, pengalaman non-intelijen dan intelijen: check, kesetiaan dan amanah pekerjaan: check. Dan yang tak kalah penting, kerja sama dengan Presiden terpilih juga: check,” kata Ibas.
Dia menekankan beberapa hal penting yang harus diperhatikan Herindra jika terpilih menjadi Kepala BIN. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang efektif antarlembaga intelijen harus menjadi prioritas utama.
“Untuk itu, kami mendukung agar Pak Herindra dapat juga memperlihatkan beberapa hal. Pertama, calon Kabin harus mampu melakukan koordinasi intelijen antarsesama lembaga yang tercantum dalam UU Intelijen, termasuk di dalamnya menjalankan kemampuan komunikasi efektif dan efisien,” ungkapnya.
Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrat itu juga menegaskan pentingnya netralitas BIN dalam menjaga agar kekuasaan tidak menjurus ke ranah politik dan sipil. Dia mengingatkan bahwa fokus utama BIN adalah menjaga keamanan negara bukan terlibat dalam kepentingan politik.
“Kedua, calon Kabin harus memiliki komitmen terkait netralitas BIN dalam menjaga kekuasaan agar tidak menjurus ke ranah politik dan sipil. BIN diharapkan tetap fokus terhadap peran dan fungsi utamanya yaitu tugas demi keamanan bangsa dan negara,” ujarnya.
Lihat Juga :