Presiden Terpilih Prabowo Perlu Menguatkan Lagi Hubungan dengan Jepang
Minggu, 18 Agustus 2024 - 13:50 WIB
Pengamat Hubungan Indonesia-Jepang Zenzia Ihza Sianica. Foto: Ist
JAKARTA - Akhir tahun 2024 ini menjadi momen penting bagi hubungan Indonesia-Jepang yang menginjak usia 66 tahun. Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto sudah selayaknya kembali menguatkan hubungan Indoenesia-Jepang, bukan hanya di level pemerintahan, tetapi juga di sektor swasta.
Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan investasi langsung (foreign direct investment) yang sangat dibutuhkan Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan 8 persen per tahun.
Baca juga: Festival Penguat Hubungan Ekonomi Indonesia-Jepang Kembali Hadir
“Indonesia sangat butuh investasi langsung yang punya efek terciptanya lapangan kerja. Ini pasti akan menjadi pilar pertumbuhan. Agak susah membayangkan, target pertumbuhan yang dicanangkan Pak Prabowo 8 persen itu tidak bisa dicapai tanpa foreign direct investment. Dari Jepang salah satunya,” ujar Pengamat Hubungan Indonesia-Jepang Zenzia Ihza Sianica, belum lama ini.
Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan investasi langsung (foreign direct investment) yang sangat dibutuhkan Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan 8 persen per tahun.
Baca juga: Festival Penguat Hubungan Ekonomi Indonesia-Jepang Kembali Hadir
“Indonesia sangat butuh investasi langsung yang punya efek terciptanya lapangan kerja. Ini pasti akan menjadi pilar pertumbuhan. Agak susah membayangkan, target pertumbuhan yang dicanangkan Pak Prabowo 8 persen itu tidak bisa dicapai tanpa foreign direct investment. Dari Jepang salah satunya,” ujar Pengamat Hubungan Indonesia-Jepang Zenzia Ihza Sianica, belum lama ini.
Lihat Juga :