Dapat Komitmen 290 Juta Vaksin, Jokowi Harap Diproduksi di Dalam Negeri
Selasa, 25 Agustus 2020 - 15:19 WIB
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan kunjungan ke China dan Uni Emirate Arab (UEA). Retno mengatakan bahwa hasil kunjungan ke dua negara tersebut melebihi dari yang diharapkan. "Dari sisi kami melihat hasil kunjungan tersebut sangat baik dan bahkan melebihi harapan kita semula," katanya.
Dia mengatakan kunjungan tersebut adalah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan vaksin jangka pendek. Terutama untuk 2020 dan 2021 mendatang. "Oleh karena itu kita ingin fokus sekarang ada pemenuhan jangka pendek. Dari kunjungan dua negara tersebut, dapat kami sampaikan bahwa untuk tahun 2020 yang telah kita secure, yang telah kita amankan adalah komitmen sebesar 20-30 juta vaksin," katanya.(Baca juga: Jadi Subjek Uji Klinis Vaksin Sinovac, Ini yang Dirasakan Ridwan Kamil )
Sementara itu, untuk 2021 di kuartal I, komitmen vaksin yang sudah dapat diamankan Indonesia berjumlah antara 80-130 juta vaksin. Sementara kuartal II-IV yang sudah diamankan jumlahnya 210 juta vaksin. "Dengan demikian kalau kita bicara angka 2021, maka angka yang dapat kita secure adalah 290-340 juta. Jadi itulah yang ingin kami sampaikan. Saya ulangi, untuk 2020 yang dapat di-secure 20-30 juta. Kemudian 2021, yang dapat di-secure 290-340 juta," katanya.
Dia mengatakan kunjungan tersebut adalah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan vaksin jangka pendek. Terutama untuk 2020 dan 2021 mendatang. "Oleh karena itu kita ingin fokus sekarang ada pemenuhan jangka pendek. Dari kunjungan dua negara tersebut, dapat kami sampaikan bahwa untuk tahun 2020 yang telah kita secure, yang telah kita amankan adalah komitmen sebesar 20-30 juta vaksin," katanya.(Baca juga: Jadi Subjek Uji Klinis Vaksin Sinovac, Ini yang Dirasakan Ridwan Kamil )
Sementara itu, untuk 2021 di kuartal I, komitmen vaksin yang sudah dapat diamankan Indonesia berjumlah antara 80-130 juta vaksin. Sementara kuartal II-IV yang sudah diamankan jumlahnya 210 juta vaksin. "Dengan demikian kalau kita bicara angka 2021, maka angka yang dapat kita secure adalah 290-340 juta. Jadi itulah yang ingin kami sampaikan. Saya ulangi, untuk 2020 yang dapat di-secure 20-30 juta. Kemudian 2021, yang dapat di-secure 290-340 juta," katanya.
(abd)
Lihat Juga :