MRP Se-Tanah Papua Minta Hadiah dari Jokowi: Kepala Daerah Harus Orang Asli
Jum'at, 31 Mei 2024 - 16:40 WIB
Menurut dia, permintaan tersebut sangat beralasan untuk memberikan keleluasaan pada putra asli Papua yang ingin memimpin di daerahnya, selain juga bentuk keberpihakan negara menjalankan amanat Otsus secara konsekuen dan konsisten.
"Kami orang Papua sudah terlalu banyak memberi pada negara ini bolehlah kali ini kami meminta ini kepada Presiden. Mulai Pemilu besok calon yang akan maju di Papua harus diverifikasi MRP untuk status keasliannya sebagai orang Papua," kata Nerlince.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi MRP Se-Tanah Papua Agustinus Anggaibak menyampaikan perlunya penegasan dalam usulan perubahan terbatas Pasal 12 angka 22 UU No 21 Tahun 2001 tentang Otsus, Pasal 20 ayat 1 huruf a dan penjelasan Pasal 20 huruf e UU Nomor 2 Tahun 2021 mengenai tugas wewenang MRP.
"Yang intinya agar wewenang MRP diperluas menjadi pemberian pertimbangan dan persetujuan terhadap bakal calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota adalah orang asli Papua," katanya.
Wakil Pokja Agama MRP Papua Izak Hikoyabi menambahkan usulan MRP kali ini harus direspons serius oleh pemerintah pusat. Pasalnya, selama ini Papua sudah memberikan kontribusi besar pada kemajuan bangsa.
"Kami orang Papua sudah terlalu banyak memberi pada negara ini bolehlah kali ini kami meminta ini kepada Presiden. Mulai Pemilu besok calon yang akan maju di Papua harus diverifikasi MRP untuk status keasliannya sebagai orang Papua," kata Nerlince.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi MRP Se-Tanah Papua Agustinus Anggaibak menyampaikan perlunya penegasan dalam usulan perubahan terbatas Pasal 12 angka 22 UU No 21 Tahun 2001 tentang Otsus, Pasal 20 ayat 1 huruf a dan penjelasan Pasal 20 huruf e UU Nomor 2 Tahun 2021 mengenai tugas wewenang MRP.
"Yang intinya agar wewenang MRP diperluas menjadi pemberian pertimbangan dan persetujuan terhadap bakal calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota adalah orang asli Papua," katanya.
Wakil Pokja Agama MRP Papua Izak Hikoyabi menambahkan usulan MRP kali ini harus direspons serius oleh pemerintah pusat. Pasalnya, selama ini Papua sudah memberikan kontribusi besar pada kemajuan bangsa.
Lihat Juga :