Libur Panjang, Jokowi Gowes Bersama Jan Ethes di Yogyakarta
Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:23 WIB
Inez, warga lokal Yogyakarta, juga merasa beruntung karena jarang sekali bertemu Presiden ketika berkunjung ke kota ini. "Senang banget karena saya sudah lama sebagai warga Yogyakarta tapi kalau Bapak ke sini saya enggak pernah ketemu," kata Inez, yang kebetulan berolahraga di sekitar Titik Nol Kilometer saat itu.
Baca juga: Jokowi Minta Kementerian PUPR dan Pemda Siapkan Lahan untuk Relokasi Korban Banjir
Kelompok Teman dari Jakarta, Devi, Uni, dan Ade, yang sedang liburan di Yogyakarta, mengungkapkan rasa syukurnya bisa bertemu dengan Presiden. “Alhamdulillah bisa foto dengan Presiden Jokowi. Presiden pertama yang saya temui. Sangat bersyukur dan tidak terkira kita bisa bertemu di sini,” ungkap mereka.
Momen-momen seperti ini menunjukkan sisi lain dari Presiden Jokowi yang tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang kakek yang menikmati waktu berkualitas dengan cucunya. Ini menunjukkan bahwa di balik tugas-tugas kenegaraannya, ada sisi pribadi yang hangat dan dekat dengan keluarga serta masyarakat.
Pagi itu di Yogyakarta, sepeda bukan hanya menjadi alat transportasi, melainkan juga simbol kebersamaan yang mendekatkan pemimpin dengan rakyatnya, mempererat tali kekeluargaan, dan membangun kenangan yang akan terpatri dalam ingatan banyak orang.
Baca juga: Jokowi Minta Kementerian PUPR dan Pemda Siapkan Lahan untuk Relokasi Korban Banjir
Kelompok Teman dari Jakarta, Devi, Uni, dan Ade, yang sedang liburan di Yogyakarta, mengungkapkan rasa syukurnya bisa bertemu dengan Presiden. “Alhamdulillah bisa foto dengan Presiden Jokowi. Presiden pertama yang saya temui. Sangat bersyukur dan tidak terkira kita bisa bertemu di sini,” ungkap mereka.
Momen-momen seperti ini menunjukkan sisi lain dari Presiden Jokowi yang tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang kakek yang menikmati waktu berkualitas dengan cucunya. Ini menunjukkan bahwa di balik tugas-tugas kenegaraannya, ada sisi pribadi yang hangat dan dekat dengan keluarga serta masyarakat.
Pagi itu di Yogyakarta, sepeda bukan hanya menjadi alat transportasi, melainkan juga simbol kebersamaan yang mendekatkan pemimpin dengan rakyatnya, mempererat tali kekeluargaan, dan membangun kenangan yang akan terpatri dalam ingatan banyak orang.
(cip)
Lihat Juga :