Kilatan Petir Muncul saat Gunung Ruang Erupsi, Ini Penjelasan PVMBG
Kamis, 18 April 2024 - 20:32 WIB
Ramai di media sosial video yang memperlihatkan kilatan petir yang muncul saat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Foto/Istimewa
JAKARTA - Ramai di media sosial video yang memperlihatkan kilatan petir yang muncul saat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Diketahui, video tersebut diambil oleh penduduk dari Pulau Tagulandang ini teramati adanya petir saat terjadi erupsi Gunung Ruang. Lalu, bagaimana petir bisa terbentuk saat gunung api erupsi?
Baca juga: BMKG Ingatkan Waspada Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Ruang
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun menjelaskan terjadinya petir saat erupsi Gunung Ruang. “Petir vulkanik ini adalah manifestasi dari pelepasan muatan listrik yang disebabkan oleh proses erupsi, bukan dari faktor klimatologis biasa,” tulis PVMBG lewat akun media sosial resminya, Kamis (18/4/2024).
PVMBG juga menjelaskan bahwa petir vulkanik dapat terjadi karena adanya tumbukan dari partikel-partikel dari material yang terfragmentasi dalam jumlah yang signifikan saat erupsi eksplosif.
“Hal ini kemudian bisa menghasilkan listrik statis. Oleh karena itu kita biasanya melihat petir vulkanik ini berada di dalam atau sekitar kolom letusan,” pungkasnya.
Diketahui, video tersebut diambil oleh penduduk dari Pulau Tagulandang ini teramati adanya petir saat terjadi erupsi Gunung Ruang. Lalu, bagaimana petir bisa terbentuk saat gunung api erupsi?
Baca juga: BMKG Ingatkan Waspada Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Ruang
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun menjelaskan terjadinya petir saat erupsi Gunung Ruang. “Petir vulkanik ini adalah manifestasi dari pelepasan muatan listrik yang disebabkan oleh proses erupsi, bukan dari faktor klimatologis biasa,” tulis PVMBG lewat akun media sosial resminya, Kamis (18/4/2024).
PVMBG juga menjelaskan bahwa petir vulkanik dapat terjadi karena adanya tumbukan dari partikel-partikel dari material yang terfragmentasi dalam jumlah yang signifikan saat erupsi eksplosif.
“Hal ini kemudian bisa menghasilkan listrik statis. Oleh karena itu kita biasanya melihat petir vulkanik ini berada di dalam atau sekitar kolom letusan,” pungkasnya.
Lihat Juga :