GP Ansor Satukan Komponen Anak Muda melalui Serangkaian Kegiatan Ramadan
Senin, 08 April 2024 - 15:11 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin ingin organisasinya menjadi lumbung dari gagasan-gagasan anak muda. Foto/Istimewa
JAKARTA - Situasi Pilpres 2024 yang banyak membelah masyarakat, mendorong Gerakan Pemuda Ansor berikhtiar menyatukan banyak komponen anak anak muda dalam banyak rangkaian kegiatan. Upaya ini juga sekaligus mengembangkan hubungan yang semakin inklusif, inovatif dan kolaboratif dengan berbagai lapisan masyarakat, terutama anak-anak muda.
Hal ini tercermin dari ragam kegiatan pengajian komunitas anak-anak muda yang diikuti ratusan orang di setiap kegiatannya, antara lain; Bu(k)bar dan Pengajian (19/3/2024) di Warung Apresiasi Bulungan (Wapres) Blok M, sebuah tempat yang lahirnya kebudayaan anak-anak muda, seniman dan musisi besar, sebut saja Iwan Fals, Anto Baret, Mbah Surip, dll. Tempat di mana komunitas pengamen jalanan (KPJ) berkumpul.
Baca juga: Ketum GP Ansor: Indonesia Emas Butuh Kader Muda NU Beridentitas Konstruktif
Selain itu juga digelar di kafe Kemang (25/3/2024), sebuah tempat tongkrongan anak-anak muda, di mana industri kreatif banyak tumbuh serta di pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) (2/4/2024), di mana pusat kesenian dan kebudayaan tumbuh dan melahirkan komunitas-komunitas besar.
Hal ini tercermin dari ragam kegiatan pengajian komunitas anak-anak muda yang diikuti ratusan orang di setiap kegiatannya, antara lain; Bu(k)bar dan Pengajian (19/3/2024) di Warung Apresiasi Bulungan (Wapres) Blok M, sebuah tempat yang lahirnya kebudayaan anak-anak muda, seniman dan musisi besar, sebut saja Iwan Fals, Anto Baret, Mbah Surip, dll. Tempat di mana komunitas pengamen jalanan (KPJ) berkumpul.
Baca juga: Ketum GP Ansor: Indonesia Emas Butuh Kader Muda NU Beridentitas Konstruktif
Selain itu juga digelar di kafe Kemang (25/3/2024), sebuah tempat tongkrongan anak-anak muda, di mana industri kreatif banyak tumbuh serta di pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) (2/4/2024), di mana pusat kesenian dan kebudayaan tumbuh dan melahirkan komunitas-komunitas besar.
Lihat Juga :