Pemilu 2024 Banyak Kecurangan, JK: Selesaikan secara Konstitusional
Kamis, 07 Maret 2024 - 16:36 WIB
Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) meminta polemik Pemilu 2024 diselesaikan secara konstitusional. Foto/MPI/achmad al fiqri
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) melihat pelaksanaan Pemilu 2024 diwarnai sejumlah kejanggalan. Hal itu membuat publik merespons dengan protes lantaran pemilu tak transparan dan banyak dugaan kecurangan.
"Mulai dari masalah dana bansos yang besar, masalah ancaman, masalah bujukan. Gabungan dari semua itu tentu menyebabkan adanya saya katakan tadi, maka demokrasi yang kita harapkan mendambakan suara rakyat, menjadi terbeli oleh kemampuan para hal yang menentukan pemilu yang lalu, itu yang terjadi," kata JK dalam acara diskusi Election Talk #4, Kamis (7/3/2023).
Kendati demikian, JK menilai solusi terbaik untuk menjawab protes masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu dengan cara melakukan klarifikasi. Menurutnya, hal itu penting agar menumbuhkan kepercayaan publik.
Baca juga: Hak Angket Belum Digulirkan, JK: Jangan Belum Apa-apa Sudah Ragu
"Mulai dari masalah dana bansos yang besar, masalah ancaman, masalah bujukan. Gabungan dari semua itu tentu menyebabkan adanya saya katakan tadi, maka demokrasi yang kita harapkan mendambakan suara rakyat, menjadi terbeli oleh kemampuan para hal yang menentukan pemilu yang lalu, itu yang terjadi," kata JK dalam acara diskusi Election Talk #4, Kamis (7/3/2023).
Kendati demikian, JK menilai solusi terbaik untuk menjawab protes masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu dengan cara melakukan klarifikasi. Menurutnya, hal itu penting agar menumbuhkan kepercayaan publik.
Baca juga: Hak Angket Belum Digulirkan, JK: Jangan Belum Apa-apa Sudah Ragu
Lihat Juga :