Jejak Karier Irjen Pol Angesta Romano Yoyol, Jenderal yang Berurusan dengan Batu
Selasa, 05 Maret 2024 - 04:50 WIB
Foto/Dok Polri
Yoyol merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Pria kelahiran 21 Februari 1966, Padang, Sumatera Barat ini beberapa kali berurusan dengan batu.
Berbagai jabatan strategis pernah diemban oleh Yoyol, di antaranya Danton Tar II Akpol (1-11-1990), Pama Polda Metro Jaya (30-5-1991), Pama Polres Metro Jakarta Utara (2-12-1991), Kanit Binmas Polsek Metro Pademangan (14-10-1992).
Kemudian, Kanit Judi Susila Sat Serse Polres Metro Jakarta Utara (25-4-1994), Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara (10-11-1995), Pama STIK Lemdikpol (1-8-1996), Panit Reaksi Cepat Sat Resmob Korserse Bareskrim Polri (4-4-1998), Dan Unit V URC Korserse Bareskrim Polri (1-4-1999).
Lalu, Kapolsek Metro Tanah Abang (1-3-2000), Kasat Serse Polres Metro Jakarta Pusat (1-12-2000), Kanit V Sat I Kamneg Ditreskrim Polda Metro Jaya (27-8-2003), Pasis Sespim Lemdiklat (30-5-2004), Pamen Bareskrim Polri (18-10-2004).
Selanjutnya, Penyidik Madya DIT I/Kamtrannas Bareskrim Polri (30-11-2004), Ka KPPP Tanjung Priok (09-2-2007), Wakapolres Metro Jakarta Pusat (23-10-2008), Kaden 88/Antiteror Polda Metro Jaya, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat (29-7-2011).
Nah, saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat, Yoyol pernah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) lantaran kepalanya terkena lemparan batu ketika mengamankan demonstrasi di depan Universitas Bung Karno (UBK) pada pertengahan Desember 2011.
Jejak Karier Angesta Romano Yoyol
Yoyol merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Pria kelahiran 21 Februari 1966, Padang, Sumatera Barat ini beberapa kali berurusan dengan batu.
Berbagai jabatan strategis pernah diemban oleh Yoyol, di antaranya Danton Tar II Akpol (1-11-1990), Pama Polda Metro Jaya (30-5-1991), Pama Polres Metro Jakarta Utara (2-12-1991), Kanit Binmas Polsek Metro Pademangan (14-10-1992).
Kemudian, Kanit Judi Susila Sat Serse Polres Metro Jakarta Utara (25-4-1994), Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara (10-11-1995), Pama STIK Lemdikpol (1-8-1996), Panit Reaksi Cepat Sat Resmob Korserse Bareskrim Polri (4-4-1998), Dan Unit V URC Korserse Bareskrim Polri (1-4-1999).
Lalu, Kapolsek Metro Tanah Abang (1-3-2000), Kasat Serse Polres Metro Jakarta Pusat (1-12-2000), Kanit V Sat I Kamneg Ditreskrim Polda Metro Jaya (27-8-2003), Pasis Sespim Lemdiklat (30-5-2004), Pamen Bareskrim Polri (18-10-2004).
Selanjutnya, Penyidik Madya DIT I/Kamtrannas Bareskrim Polri (30-11-2004), Ka KPPP Tanjung Priok (09-2-2007), Wakapolres Metro Jakarta Pusat (23-10-2008), Kaden 88/Antiteror Polda Metro Jaya, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat (29-7-2011).
Nah, saat menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat, Yoyol pernah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) lantaran kepalanya terkena lemparan batu ketika mengamankan demonstrasi di depan Universitas Bung Karno (UBK) pada pertengahan Desember 2011.
Lihat Juga :