Pengamat Sebut PSI Punya Peluang Lolos ke Senayan, Ini Penjelasannya
Selasa, 27 Februari 2024 - 16:09 WIB
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai masih memiliki peluang untuk bisa lolos ke DPR, walaupun dalam real count saat ini masih berada di angka 2,6 persen. Foto/Gedung DPR/SINDOnews
JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai masih memiliki peluang untuk bisa lolos ke DPR, walaupun dalam real count saat ini masih berada di angka 2,6 persen. Ini mengacu kepada survei terakhir jelang pencoblosan 14 Februari 2024 menunjukkan elektabilitas melebihi 4 persen.
Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni mengingatkan, survei dan quick count merupakan upaya memperkirakan perolehan suara parpol maupun capres. Tentu dalam prediksi tersebut memiliki margin of error.
"Artinya, meskipun quick count PSI saat ini berada di bawah ambang batas 4 persen, tetapi masih ada kemungkinan hasil real count KPU bisa mendekati atau melewatinya," kata Vivin dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).
Vivin menambahkan, perolehan suara PSI mengalami kenaikan dibandingkan saat pertama kali mengikuti pemilu pada 2019 silam, yang hanya meraih 1,89 persen secara nasional. Dengan capaian tersebut, meskipun PSI gagal melaju ke Senayan, tetapi perolehan kursi pada tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota cukup signifikan.
Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni mengingatkan, survei dan quick count merupakan upaya memperkirakan perolehan suara parpol maupun capres. Tentu dalam prediksi tersebut memiliki margin of error.
"Artinya, meskipun quick count PSI saat ini berada di bawah ambang batas 4 persen, tetapi masih ada kemungkinan hasil real count KPU bisa mendekati atau melewatinya," kata Vivin dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).
Vivin menambahkan, perolehan suara PSI mengalami kenaikan dibandingkan saat pertama kali mengikuti pemilu pada 2019 silam, yang hanya meraih 1,89 persen secara nasional. Dengan capaian tersebut, meskipun PSI gagal melaju ke Senayan, tetapi perolehan kursi pada tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota cukup signifikan.
Lihat Juga :