Semboyan Jurdil Dinilai Perlu Ditegakkan di Pemilu 2024
Senin, 12 Februari 2024 - 19:40 WIB
Jerry pun mengatakan bahwa kemunculan film dokumenter Dirty Vote memang sempat membuat situasi menjadi tidak kondusif apalagi di masa tenang Pemilu 2024. "Apalagi kemarin muncul film Dirty Vote ini kan meresahkan pihak tertentu dan calon tertentu,” ujar Direktur Political and Public Policy Studies ini.
Maka itu, Jerry menuturkan bahwa masyarakat harus tetap bersikap legawa siapa pun presiden yang terpilih di Pilpres 2024 dan tidak memunculkan fitnah serta upaya kampanye hitam. Dia melanjutkan, alat peraga kampanye (APK) juga sudah diturunkan petugas.
“Dan tidak ada kampanye, marilah masyarakat miliki komitmen pilih capres terbaik sesuai hati nurani masing-masing. Siapa pun terpilih presiden kita yang akan memimpin bangsa ke depan tentu presiden terpilih bisa bawa dampak baik bagi Indonesia dan bekerja baik untuk rakyat dan memikirkan nasib rakyat,” imbuhnya.
“Semboyan jurdil tetap ditegakkan. Marilah semua jangan ada saling serang-menyerang karena masa tenang ini tidak ada lagi black campaign biar pemilu berjalan sesuai amanah undang undang,” pungkasnya.
Maka itu, Jerry menuturkan bahwa masyarakat harus tetap bersikap legawa siapa pun presiden yang terpilih di Pilpres 2024 dan tidak memunculkan fitnah serta upaya kampanye hitam. Dia melanjutkan, alat peraga kampanye (APK) juga sudah diturunkan petugas.
“Dan tidak ada kampanye, marilah masyarakat miliki komitmen pilih capres terbaik sesuai hati nurani masing-masing. Siapa pun terpilih presiden kita yang akan memimpin bangsa ke depan tentu presiden terpilih bisa bawa dampak baik bagi Indonesia dan bekerja baik untuk rakyat dan memikirkan nasib rakyat,” imbuhnya.
“Semboyan jurdil tetap ditegakkan. Marilah semua jangan ada saling serang-menyerang karena masa tenang ini tidak ada lagi black campaign biar pemilu berjalan sesuai amanah undang undang,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :