SBY Harap Pemerintah Pandai Alokasikan Anggaran di Tengah Pandemi
Selasa, 11 Agustus 2020 - 05:05 WIB
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap agar pemerintah mengalokasikan anggaran di saat Pandemi COVID-19 ini secara tepat sasaran. FOTO/DOK.SINDOphoto/EKO Purwanto
JAKARTA - Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap agar pemerintah mengalokasikan anggaran di saat pandemi COVID-19 ini secara tepat sasaran. Sebab, kata SBY, perekonomian Indonesia saat ini tidak sekuat Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Inggris, Jepang, maupun China.
"Oleh karena itu pandai-pandailah mengalokasikan kita punya uang, budget kita, APBN kita. Apalagi kita tambah utang. Budget enggak ada, enggak cukup, utang masuk, nah ini harus pas betul, jangan ke mana-mana, harus disiplin kita ini. Mustinya alokasinya untuk stop krisis," kata SBY dalam acara peluncuran dua buku monograf karyanya sekaligus perayaan HUT ke-3 The Yudhoyono Institute di Kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2020) malam.
SBY berpendapat, anggaran itu perlu dialokasikan ke dunia kesehatan seperti untuk alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan, serta pelayanan kesehatannya agar jumlah kasus COVID-19 semakin sedikit bahkan menghilang. Di samping itu, dia mengungkapkan jumlah pengangguran meningkat akibat terdampak pandemi COVID-19. (Baca juga: SBY: Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Pandemi Ini Berakhir )
"Alokasikan juga bansos, social safety net, BLT (Bantuan Langsung Tunai-red) dan apapun namanya, saya rasa tidak berlebihan, itu juga harus berani mengalokasikan sumber daya yang tepat," katanya.
"Oleh karena itu pandai-pandailah mengalokasikan kita punya uang, budget kita, APBN kita. Apalagi kita tambah utang. Budget enggak ada, enggak cukup, utang masuk, nah ini harus pas betul, jangan ke mana-mana, harus disiplin kita ini. Mustinya alokasinya untuk stop krisis," kata SBY dalam acara peluncuran dua buku monograf karyanya sekaligus perayaan HUT ke-3 The Yudhoyono Institute di Kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2020) malam.
SBY berpendapat, anggaran itu perlu dialokasikan ke dunia kesehatan seperti untuk alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan, serta pelayanan kesehatannya agar jumlah kasus COVID-19 semakin sedikit bahkan menghilang. Di samping itu, dia mengungkapkan jumlah pengangguran meningkat akibat terdampak pandemi COVID-19. (Baca juga: SBY: Hanya Tuhan yang Tahu Kapan Pandemi Ini Berakhir )
"Alokasikan juga bansos, social safety net, BLT (Bantuan Langsung Tunai-red) dan apapun namanya, saya rasa tidak berlebihan, itu juga harus berani mengalokasikan sumber daya yang tepat," katanya.
Lihat Juga :