SBY: Selamatkan Manusia dan Ekonomi Bisa Dilakukan Bersamaan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 04:15 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai menyelamatkan jiwa manusia dan ekonomi dari pandemi COVID-19 bisa dilakukan secara bersamaan. FOTO/DOK.SINDOphoto/Isra Triansyah
JAKARTA - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai menyelamatkan jiwa manusia dan ekonomi dari pandemi COVID-19 bisa dilakukan secara bersamaan. Pandangan demikian dituliskannya dalam bukunya yang berjudul 'Pandemi Covid-19, Jangan Ada yang Dikorbankan, Manusia dan Ekonomi, Keduanya Dapat Diselamatkan'.
"Maaf, saya punya pandangan yang mungkin berbeda dengan banyak kalangan. Bagi saya, memilih antara nyawa manusia dengan ekonomi bukanlah sebuah dilema," kata SBY dalam bukunya yang setebal 108 halaman itu.
SBY pun lantas memberikan contoh mengenai dilema. Yakni, ketika pesawat kecil yang ditumpangi oleh dua orang selain pilot. Kemudian, karena terjadi kerusakan mesin yang serius, pilot mengatakan tiga menit lagi pesawat akan jatuh.(Baca juga: SBY Luncurkan Dua Buku Monograf Pengalaman Pimpin Indonesia )
Artinya, semua harus keluar dari pesawat untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan payung udara. Pilot sudah aman karena dia akan melakukan bail out dengan payung yang melekat di badannya. Sedangkan di bagian penumpang hanya ada satu payung.
"Maaf, saya punya pandangan yang mungkin berbeda dengan banyak kalangan. Bagi saya, memilih antara nyawa manusia dengan ekonomi bukanlah sebuah dilema," kata SBY dalam bukunya yang setebal 108 halaman itu.
SBY pun lantas memberikan contoh mengenai dilema. Yakni, ketika pesawat kecil yang ditumpangi oleh dua orang selain pilot. Kemudian, karena terjadi kerusakan mesin yang serius, pilot mengatakan tiga menit lagi pesawat akan jatuh.(Baca juga: SBY Luncurkan Dua Buku Monograf Pengalaman Pimpin Indonesia )
Artinya, semua harus keluar dari pesawat untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan payung udara. Pilot sudah aman karena dia akan melakukan bail out dengan payung yang melekat di badannya. Sedangkan di bagian penumpang hanya ada satu payung.
Lihat Juga :