TPN Ganjar-Mahfud Dampingi Korban Pengeroyokan Oknum TNI di Boyolali
Kamis, 04 Januari 2024 - 16:42 WIB
Direktorat Penegakan Hukum dan Advokasi TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD berkomitmen mendampingi korban pengeroyokan di Boyolali, Jawa Tengah. Foto/MPI
JAKARTA - Direktorat Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo -Mahfud MD berkomitmen mendampingi keluarga korban maupun saksi korban atas insiden penganiayaan di Boyolali, Jawa Tengah dan pengeroyokan di Simpang Tiga Maguwoharjo, Sleman, DIY.
Anggota Eksekutif Direktorat Penegakan Hukum dan Advokasi Heru Lestarianto didampingi Sudjadi Wisnumurti, Yusuf Istanto, dan Muhammad Andzar Amar mengatakan, pihaknya bersama Tim Pemenangan Daerah (TPD) DIY sepakat mendampingi korban, saksi dan keluarga korban dan mendorong berproses hingga ke pengadilan.
"Kami melakukan pendampingan hukum dan advokasi terhadap korban dan atau keluarga korban atas kejadian penganiayaan yang diduga dilakukan oleh 15 prajurit TNI terhadap 7 relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah dan penyerangan di Simpang Tiga Maguwoharjo menyebabkan satu orang relawan meninggal dunia," kata Herulest, Kamis (4/1/2024).
Baca juga: Jenguk Relawan Korban Pengeroyokan Oknum TNI, Ganjar Ungkap Kondisi Terkini
Anggota Eksekutif Direktorat Penegakan Hukum dan Advokasi Heru Lestarianto didampingi Sudjadi Wisnumurti, Yusuf Istanto, dan Muhammad Andzar Amar mengatakan, pihaknya bersama Tim Pemenangan Daerah (TPD) DIY sepakat mendampingi korban, saksi dan keluarga korban dan mendorong berproses hingga ke pengadilan.
"Kami melakukan pendampingan hukum dan advokasi terhadap korban dan atau keluarga korban atas kejadian penganiayaan yang diduga dilakukan oleh 15 prajurit TNI terhadap 7 relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah dan penyerangan di Simpang Tiga Maguwoharjo menyebabkan satu orang relawan meninggal dunia," kata Herulest, Kamis (4/1/2024).
Baca juga: Jenguk Relawan Korban Pengeroyokan Oknum TNI, Ganjar Ungkap Kondisi Terkini
Lihat Juga :