Ganjar Siap Putihkan Kredit Macet Nelayan, Pengamat: Sangat Bisa Dilakukan
Jum'at, 22 Desember 2023 - 09:00 WIB
Capres Ganjar Pranowo di hadapan para akademisi IPB dalam acara Food & Agriculture Summit III di IPB International Convention Center Bogor, Selasa (19/12/2023). Foto/MPI/Danandaya Arya Putra
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo akan memutihkan kredit macet nelayan di seluruh Indonesia jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2024. Penghapusan utang itu penting dilakukan agar nelayan sejahtera dan meningkatkan produkivitasnya.
Menurut Direktur Program INDEF, Esther Sri Astuti, pemutihan kredit macet para nelayan sangat mungkin bisa dilakukan. Langkah ini disebut bisa membantu nasib para nelayan.
"Sudah terjadi untuk KUR saat ini, dan itu mungkin saja," kata Esther dalam keterangannya dikutip, Jumat (22/12/2023).
Baca juga: Ganjar Pranowo Diyakni Bawa Kesejahteraan bagi Nelayan
Menurutnya, penghapusan kredit macet itu bisa membantu nasib para nelayan. Namun Esther tetap berharap ada langkah kongkret besar lainnya. "Pertama, bisa diberikan subsidi BBM untuk kapalnya agar bisa menangkap ikan," katanya Esther.
Kelangkaan BBM membuat nelayan tidak bisa melaut. Karena itu, sangat penting untuk memastikan agar suplai BBM bersubsidi ke nelayan tetap aman.
Langkah besar kedua terkait insentif dan akses ke modal. Nelayan bisa diberikan subsidi suku bunga untuk membuka usaha mengolah dan menjual produk laut. Selain itu juga diberikana kemudahan untuk mengakses modal.
Menurut Direktur Program INDEF, Esther Sri Astuti, pemutihan kredit macet para nelayan sangat mungkin bisa dilakukan. Langkah ini disebut bisa membantu nasib para nelayan.
"Sudah terjadi untuk KUR saat ini, dan itu mungkin saja," kata Esther dalam keterangannya dikutip, Jumat (22/12/2023).
Baca juga: Ganjar Pranowo Diyakni Bawa Kesejahteraan bagi Nelayan
Menurutnya, penghapusan kredit macet itu bisa membantu nasib para nelayan. Namun Esther tetap berharap ada langkah kongkret besar lainnya. "Pertama, bisa diberikan subsidi BBM untuk kapalnya agar bisa menangkap ikan," katanya Esther.
Kelangkaan BBM membuat nelayan tidak bisa melaut. Karena itu, sangat penting untuk memastikan agar suplai BBM bersubsidi ke nelayan tetap aman.
Langkah besar kedua terkait insentif dan akses ke modal. Nelayan bisa diberikan subsidi suku bunga untuk membuka usaha mengolah dan menjual produk laut. Selain itu juga diberikana kemudahan untuk mengakses modal.
Lihat Juga :