Keluarkan Peringatan Dini, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 1 Desember
Minggu, 26 November 2023 - 07:42 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi hingga 1 Desember 2023. Foto/MPI
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi bisa terjadi sepekan ke depan hingga 1 Desember 2023.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, hal ini sesuai monitoring perkembangan kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia. “Analisis klimatologis BMKG per Dasarian II November 2023 menunjukkan bahwa sebanyak 20% wilayah Indonesia masuk musim hujan,” ungkap Guswanto, Minggu (26/11/2023).
Sementara itu, kata Guswanto, wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatra Barat, sebagian kecil Bengkulu, sebagian kecil Jambi, sebagian besar Sumatra Selatan, sebagian besar Bangka Belitung, sebagian kecil Lampung.
Baca juga: 2023 Jadi Tahun Terpanas, BMKG Sebut Juni-Agustus Bulan Paling Panas Sepanjang Sejarah
Kemudian di sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah bagian tengah, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua bagian tengah.
Guswanto pun mengungkapkan beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia diantaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan diprediksikan dapat terus aktif di sekitar wilayah Indonesia hingga periode Dasarian I Desember 2023 dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, hal ini sesuai monitoring perkembangan kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia. “Analisis klimatologis BMKG per Dasarian II November 2023 menunjukkan bahwa sebanyak 20% wilayah Indonesia masuk musim hujan,” ungkap Guswanto, Minggu (26/11/2023).
Sementara itu, kata Guswanto, wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatra Barat, sebagian kecil Bengkulu, sebagian kecil Jambi, sebagian besar Sumatra Selatan, sebagian besar Bangka Belitung, sebagian kecil Lampung.
Baca juga: 2023 Jadi Tahun Terpanas, BMKG Sebut Juni-Agustus Bulan Paling Panas Sepanjang Sejarah
Kemudian di sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah bagian tengah, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua bagian tengah.
Guswanto pun mengungkapkan beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia diantaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan diprediksikan dapat terus aktif di sekitar wilayah Indonesia hingga periode Dasarian I Desember 2023 dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Lihat Juga :