Daftar Pilot TNI yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat dari Masa ke Masa

Selasa, 21 November 2023 - 10:43 WIB
Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023) yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Foto/Antara
JAKARTA - Banyak pilot TNI AU yang gugur ketika tengah menjalankan tugas. Baik itu dalam proses latihan maupun ketika menghadapi peperangan di masa kemerdekaan.

Tercatat, ada puluhan pilot TNI AU yang gugur akibat kecelakaan pesawat . Terbaru terjadi pada 16 November 2023, yang membuat empat prajurit TNI AU gugur dalam insiden pesawat jatuh di kaki Gunung Bromo, Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Pasuruan, Jawa Timur.



Penyebab dari kecelakaan pesawat yang dialami oleh pilot TNI AU dalam daftar ini juga beragam. Mulai dari cuaca buruk, hingga ditembak jatuh karena serangan musuh.

Baca Juga Profil 4 Prajurit TNI AU yang Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Pasuruan

Berikut ini daftar pilot TNI yang gugur dalam kecelakaan pesawat beserta tahun terjadinya tragedi tersebut.

Daftar Pilot TNI yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat



1. Opsir Udara II Tarsono Rujito (2 September 1946)

2. Opsir Udara II Husein Sastranegara (26 September 1946)

3. Kadet Udara I Wim Prajitno (3 Oktober 1946)

4. Kadet Udara I Suharto (3 Oktober 1946)

5. Komodor Udara Abdulrahman Saleh (29 Juli 1947)

6. Komodor Udara Agustinus Adisoetjipto (29 Juli 1947)

7. Komodor Udara Abdul Halim Perdanakusuma (14 Desember 1947)

8. Opsir Udara I Iswahjoedi (14 Desember 1947)

9. Opsir Muda Udara II Sunaryo (7 Juli 1948)

10. Opsir Muda Udara II Salim Nahdi (7 Juli 1948)

11. Opsir Udara III Bambang Saptoaji (1 Oktober 1948)

12. Opsir Udara III Santosa (1 Oktober 1948)

13. Opsir Muda Udara I Sumadi (1 Oktober 1948)

14. Opsir Muda Udara II J. Londa (29 Desember 1948)

15. Kadet Udara Suryadi (25 Mei 1949)

16. Opsir Muda Udara I Moeljono (12 April 1951)

17. Letnan Udara I (Pnb) Sjamsudin Noor (28 Nopember 1950)

18. Letnan Udara II (Pnb) Soetedjo (16 September 1961)

19. Letnan Muda Udara II (Pnb) Poltak Simanjuntak (1962)

20. Kapten Udara (Pnb) Gunadi (29 Juni 1962)

21. Kapten Udara (Pnb) Djalaludin Tantu (2 September 1964)

22. Kapten Udara (Pnb) Alboin Hutabarat (2 September 1964)

23. Letnan Satu (Pnb) Surindro Supjarso (1970)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!