Di Warung Kopi Asahan, Ganjar Tampung Beragam Aspirasi Masyarakat
Minggu, 12 November 2023 - 12:07 WIB
Capres Ganjar Pranowo berinteraksi dengan masyarakat di kedai kopi Chong Bie, Jalan Cokro Aminoto Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (12/11/2023). Foto: Ist
ASAHAN - Capres yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo berinteraksi dengan masyarakat di kedai kopi Chong Bie, Jalan Cokro Aminoto Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (12/11/2023).
Pengalamannya tidak hanya menikmati kopi susu dan hidangan lokal yang lezat, tetapi juga kehangatan obrolan yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Baca juga: Nelayan Majingklak Pangandaran Deklarasi Dukung Ganjar Presiden
"Kopi susu enak, roti tawar selai enak, yang lebih enak lagi adalah obrolannya. Mereka cerita kehangatan bagaimana kita bermasyarakat. Dan hari ini saya mendapatkan semuanya," kata Ganjar.
Dia menemukan keragaman etnis, suku, agama, dan banyak pendatang saat berinteraksi dengan masyarakat di kedai kopi tersebut. Masyarakat berbagi cerita tentang kerukunan dan kebaikan, serta antusiasme anak muda dalam pengembangan kreativitas, bahkan membahas industri digital di lingkungan warung kopi.
"Satu dua berbicara tentang industri digital dibahas di warung kopi. Bagaimana anak muda kita antusias sangat kreatif. Sisi lain, 'aduh pak, bagaimana harga sembako naik pak'. Itu selalu muncul di obrolan-obrolan warung kopi. Dari semua itu, kami berkesempatan berdiskisi, memberikan penjelasan dan mendapat masukan. Sesuatu yang membahagiakan," ungkap mantan Gubernur Jateng itu.
Pengalamannya tidak hanya menikmati kopi susu dan hidangan lokal yang lezat, tetapi juga kehangatan obrolan yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Baca juga: Nelayan Majingklak Pangandaran Deklarasi Dukung Ganjar Presiden
"Kopi susu enak, roti tawar selai enak, yang lebih enak lagi adalah obrolannya. Mereka cerita kehangatan bagaimana kita bermasyarakat. Dan hari ini saya mendapatkan semuanya," kata Ganjar.
Dia menemukan keragaman etnis, suku, agama, dan banyak pendatang saat berinteraksi dengan masyarakat di kedai kopi tersebut. Masyarakat berbagi cerita tentang kerukunan dan kebaikan, serta antusiasme anak muda dalam pengembangan kreativitas, bahkan membahas industri digital di lingkungan warung kopi.
"Satu dua berbicara tentang industri digital dibahas di warung kopi. Bagaimana anak muda kita antusias sangat kreatif. Sisi lain, 'aduh pak, bagaimana harga sembako naik pak'. Itu selalu muncul di obrolan-obrolan warung kopi. Dari semua itu, kami berkesempatan berdiskisi, memberikan penjelasan dan mendapat masukan. Sesuatu yang membahagiakan," ungkap mantan Gubernur Jateng itu.
Lihat Juga :