Mbak Ita Minta Pembukaan Jembatan Kaca Tinjomoyo Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung
Rabu, 08 November 2023 - 22:03 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta pengembangan destinasi wisata di Kota Semarang memprioritaskan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengunjung. (Foto: dok. Pemkot Semarang)
SEMARANG - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta pengembangan destinasi wisata di Kota Semarang memprioritaskan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengunjung. Hal itu pula yang menyebabkan sampai saat ini objek wisata Jembatan Kaca Hutan Tinjomoyo Semarang, belum dibuka meski bangunannya sudah jadi.
Wali Kota Semarang Pertama yang akrab dipanggil Mbak Ita itu mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menerima laporan bahwa jembatan kaca sudah jadi dan siap digunakan. Pihaknya kemudian mempertanyakan apakah bangunan tersebut sudah lulus K3 atau belum, karena bangunan seperti itu harus dilengkapi berbagai fasilitas keamanan dan keselamatan.
“Kita nggak mau terjadi apa-apa. Tapi kalau terjadi, bagaimana P3K-nya, pertolongan pertamanya? Tim-nya ada tidak. Bagaimana penanganannya dan sebagainya,” ujarnya.
Mbak Ita juga telah meminta para ahli K3 untuk melakukan survei dan penilaian terkait kelayakan dan keamanan Jembatan Kaca Tinjomoyo. Dirinya juga menekankan, sebelum dibuka untuk umum, manajemen objek wisata tersebut harus sudah jelas. Mulai dari fasilitas penunjang seperti toilet, alur kunjungan, hingga peraturan teknis bagi para pengunjung.
Wali Kota Semarang Pertama yang akrab dipanggil Mbak Ita itu mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menerima laporan bahwa jembatan kaca sudah jadi dan siap digunakan. Pihaknya kemudian mempertanyakan apakah bangunan tersebut sudah lulus K3 atau belum, karena bangunan seperti itu harus dilengkapi berbagai fasilitas keamanan dan keselamatan.
“Kita nggak mau terjadi apa-apa. Tapi kalau terjadi, bagaimana P3K-nya, pertolongan pertamanya? Tim-nya ada tidak. Bagaimana penanganannya dan sebagainya,” ujarnya.
Mbak Ita juga telah meminta para ahli K3 untuk melakukan survei dan penilaian terkait kelayakan dan keamanan Jembatan Kaca Tinjomoyo. Dirinya juga menekankan, sebelum dibuka untuk umum, manajemen objek wisata tersebut harus sudah jelas. Mulai dari fasilitas penunjang seperti toilet, alur kunjungan, hingga peraturan teknis bagi para pengunjung.
Lihat Juga :