NU CARE-Tokopedia Gelar Rapid Test untuk Santri di Jabodetabek
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:17 WIB
Sebelum mengikuti rapid test ini, para santri sudah terlebih dahulu melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Begitu pula setelah pelaksanaan rapid test ini, para santri juga akan melakukan karantina mandiri sebelum diberangkatkan ke pesantren di Jawa Timur.
Rafly, salah satu peserta rapid test mengaku senang karena bisa segera kembali ke pesantren, setelah sekian lama meninggalkan. Karena itu, dia mengikuti rapid test dengan sangat antusias. “Saya sudah kangen sama pesantren, sudah ingin belajar lagi, ingin ngaji lagi seperti biasa. Berharap semoga pandemi ini segera berakhir,” ujar Rafly.
Menurut Slamet Tuharie, PIC Program NU CARE-LAZISNU, ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama NU CARE-LAZISNU dan Tokopedia Salam yang berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dari klaster pesantren.
“NU CARE-LAZISNU dan Tokopedia Salam tentu punya komitmen yang sama untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Dan salah satu fokusnya adalah pada kelompok santri yang juga sangat rentan pada penyebaran COVID-19,” ujarnya.
Rafly, salah satu peserta rapid test mengaku senang karena bisa segera kembali ke pesantren, setelah sekian lama meninggalkan. Karena itu, dia mengikuti rapid test dengan sangat antusias. “Saya sudah kangen sama pesantren, sudah ingin belajar lagi, ingin ngaji lagi seperti biasa. Berharap semoga pandemi ini segera berakhir,” ujar Rafly.
Menurut Slamet Tuharie, PIC Program NU CARE-LAZISNU, ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama NU CARE-LAZISNU dan Tokopedia Salam yang berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dari klaster pesantren.
“NU CARE-LAZISNU dan Tokopedia Salam tentu punya komitmen yang sama untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Dan salah satu fokusnya adalah pada kelompok santri yang juga sangat rentan pada penyebaran COVID-19,” ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :