Koalisi Selamatkan Indonesia Imbas Tumpulnya Barisan Oposisi

Senin, 03 Agustus 2020 - 07:30 WIB
Dan, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, dalam negara demokrasi sah-sah saja munculnya koalisi oposisi sebagai bagian dari gerakan moral untuk menyelamatkan bangsa ini.

"Bangsa ini hampir oleng. Jadi perlu penyelamatan, dan hak rakyat untuk bisa menyalamatkan bangsanya," pungkasnya.

(Baca: Din: Masalah Utama Pancasila Bukan Perumusan tapi Pengamalan)

KAMI dideklarasikan di Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2020) siang. Para tokoh dan aktivis yang hadir di antaranya Din Syamsudin, Abdullah Hehamahua, Rocky Gerung, MS Ka'ban, M Said Didu, Refly Harun, Syahganda Nainggolan, Prof Anthony Kurniawan, Rohmat Wahab, Ahmad Yani, Adhie M Massardi, Moh Jumhur Hidayat, Ichsanudin Noorsy, Hatta Taliwang, Marwan Batubara, Edwin Sukowati, Joko Abdurrahman, Habib Muhsin Al Atas, Tamsil Linrung, Eko Suryo Santjojo, Chusnul Mariyah, dan Sri Bintang Pamungkas.

Menurut Din, menyelamatkan Indonesia adalah gerakan amar ma'ruf nahi munkar. "Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia pada pemahaman saya adalah sebuah gerakan moral seluruh elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku, profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia," katanya. (Rakhmat)
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!