Buku Membongkar Pikiran Ganjar, Penulis: Capres Dipilih Berdasar Ide dan Gagasan
Jum'at, 15 September 2023 - 08:48 WIB
Launcing Bedah Membongkar Pikiran Ganjar di Jakarta, Kamis (14/9/2023). Dalam buku tersebut dijelaskan secara secara gamblang dan sederhana pemikiran Ganjar Pranowo. Foto/SINDOphoto/Aldhi Chandra Setiawan
JAKARTA - Dalam memilih calon presiden ( capres ) harus berdasarkan ide, gagasan, dan pemahaman tentang Indonesia sehingga bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi bangsa dengan tepat. Demikian Hal itu dikatakan Hamid Basyaib, penulis buku Membedah Pikiran Ganjar saat launching di Jakarta.
"Seharusnya seorang capres dinilai dan dipilih atas dasar ide dan gagasan, bukan yang lain. Itu pesannya dalam buku ini, saya menawarkan garis besar pemikiran Ganjar," kata Hamid, Kamis (14/9/2023). Baca juga: Membongkar Pikiran Ganjar lewat Buku Karya Hamid Basyaib
Menurut Hamid, dalam memilih pemimpin tidak bisa atas dasar yang tidak jelas atau sekadar hanya senang melihat pidato berapi-api. "Orang tidak bekerja dengan teriak-teriak dengan pidato, tapi kerja dengan idenya karena itu jauh lebih penting," ujarnya.
Hamid mengatakan, dalam buku tersebut dijelaskan secara secara gamblang dan sederhana pemikiran Ganjar Pranowo . Mulai dari pemikiran tentang ekonomi, hukum, kesenian, budaya, serta pertahanan, dan keamanan negara.
Apa pikiran Ganjar tentang ekonomi, apakah paham tentang tantangan ekonomi yang makin kompleks. Lalu bagaimana cara memajukan ekonomi.
Terkait pertahanan keamanan Indonesia, ancaman apa dan dari mana saja sehingga harus diantisipasi. "Apa visinya tentang itu, cukup enggak kapal kita. Pertahanan sebuah negara itu cukup nggak hanya dengan senjata misalnya," tandasnya.
"Seharusnya seorang capres dinilai dan dipilih atas dasar ide dan gagasan, bukan yang lain. Itu pesannya dalam buku ini, saya menawarkan garis besar pemikiran Ganjar," kata Hamid, Kamis (14/9/2023). Baca juga: Membongkar Pikiran Ganjar lewat Buku Karya Hamid Basyaib
Menurut Hamid, dalam memilih pemimpin tidak bisa atas dasar yang tidak jelas atau sekadar hanya senang melihat pidato berapi-api. "Orang tidak bekerja dengan teriak-teriak dengan pidato, tapi kerja dengan idenya karena itu jauh lebih penting," ujarnya.
Hamid mengatakan, dalam buku tersebut dijelaskan secara secara gamblang dan sederhana pemikiran Ganjar Pranowo . Mulai dari pemikiran tentang ekonomi, hukum, kesenian, budaya, serta pertahanan, dan keamanan negara.
Apa pikiran Ganjar tentang ekonomi, apakah paham tentang tantangan ekonomi yang makin kompleks. Lalu bagaimana cara memajukan ekonomi.
Terkait pertahanan keamanan Indonesia, ancaman apa dan dari mana saja sehingga harus diantisipasi. "Apa visinya tentang itu, cukup enggak kapal kita. Pertahanan sebuah negara itu cukup nggak hanya dengan senjata misalnya," tandasnya.
Lihat Juga :