Cak Imin Rampung Diperiksa KPK, Siap Bantu Tuntaskan Kasus di Kemnaker
Kamis, 07 September 2023 - 15:52 WIB
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar rampung diperiksa tim penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi, Kamis (7/9/2023). Foto/Arie Dwi Satrio
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dalam kapasitasnya sebagai saksi. Ia rampung dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) tahun 2012.
Usai diperiksa selama sekira selama lima jam, pria yang karib disapa Cak Imin tersebut mengaku telah kooperatif menjawab seluruh pertanyaan tim penyidik KPK. Ia menyatakan siap untuk membantu lembaga antirasuah menuntaskan kasus korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kemnaker.
"Hari ini saya membantu KPK untuk menuntaskan penyelesaian kasus korupsi di Kemnaker tahun 2012. Selama ini ada program perlindungan TKI di luar negeri, proteksi sistem perlindungan TKI di luar negeri," kata Cak Imin di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2023).
"Sistem proteksi ini menjadi kasus yang sedang diselidiki oleh KPK dengan tersangka inisial salah satu staf dirjen dan salah seorang pengusaha," sambungnya.
Usai diperiksa selama sekira selama lima jam, pria yang karib disapa Cak Imin tersebut mengaku telah kooperatif menjawab seluruh pertanyaan tim penyidik KPK. Ia menyatakan siap untuk membantu lembaga antirasuah menuntaskan kasus korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kemnaker.
"Hari ini saya membantu KPK untuk menuntaskan penyelesaian kasus korupsi di Kemnaker tahun 2012. Selama ini ada program perlindungan TKI di luar negeri, proteksi sistem perlindungan TKI di luar negeri," kata Cak Imin di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (7/9/2023).
"Sistem proteksi ini menjadi kasus yang sedang diselidiki oleh KPK dengan tersangka inisial salah satu staf dirjen dan salah seorang pengusaha," sambungnya.
Lihat Juga :