TGB Zainul Majdi: Jangan Idolakan Orang yang Gemar Berkata Kasar
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 12:55 WIB
Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi meminta masyarakat untuk tidak mengikuti tokoh yang kerap mengeluarkan ucapan dengan diksi kasar. Foto/MPI
JAKARTA - Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi meminta masyarakat untuk tidak mengikuti tokoh yang kerap mengeluarkan ucapan dengan diksi kasar. Sebab hal itu sering terjadi di tahun politik.
"Orang bersuara keras, menggunakan diksi kasar jangan dijadikan model. Jangan mengidolakan yang seperti ini, jangan ikuti wacana ketika tak paham," katanya saat membuka Kongres Himpunan Mahasiswa (Himmah) NWDI X, Jumat (4/8/2023).
Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini menyinggung ada tokoh yang menyampaikan ucapan buruk kemudian menjustifikasi. Padahal, sebagai tuan guru, ustaz, dosen harus menghadirkan hal-hal yang baik. "Menyuarakan dengan suara yang baik. Jangan idealisme menjadi rusak, karena kedengkian dankebencian," katanya.
Mantan Gubernur NTB ini melanjutkan tantangan sebagai bangsa setiap lima tahun ada ketegangan, karena kontestasi politik. "Sampaikan suara (Himmah NWDI) untuk ajakan perdamaian. Kalau satu tak terasa, kalau banyak akan terasa. Sebarkan nilai kedamaian, " bebernya.
"Orang bersuara keras, menggunakan diksi kasar jangan dijadikan model. Jangan mengidolakan yang seperti ini, jangan ikuti wacana ketika tak paham," katanya saat membuka Kongres Himpunan Mahasiswa (Himmah) NWDI X, Jumat (4/8/2023).
Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini menyinggung ada tokoh yang menyampaikan ucapan buruk kemudian menjustifikasi. Padahal, sebagai tuan guru, ustaz, dosen harus menghadirkan hal-hal yang baik. "Menyuarakan dengan suara yang baik. Jangan idealisme menjadi rusak, karena kedengkian dankebencian," katanya.
Mantan Gubernur NTB ini melanjutkan tantangan sebagai bangsa setiap lima tahun ada ketegangan, karena kontestasi politik. "Sampaikan suara (Himmah NWDI) untuk ajakan perdamaian. Kalau satu tak terasa, kalau banyak akan terasa. Sebarkan nilai kedamaian, " bebernya.
Lihat Juga :