Dinasti Politik, Sinyal Kuat Makin Tergerusnya Demokrasi

Selasa, 28 Juli 2020 - 19:11 WIB
Dinasti politik selalu hadir dalam pilkada maupun pemilihan legislatif. Sebelum nama-nama itu muncul, ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang bertarung dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Lalu, ada Andika Hazrumy yang maju sebagai calon Wagub Banten. Andika merupakan anak dari mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.

(Baca: Jokowi Dorong Gibran, Bung Karno sampai Amien Rais Juga Punya Regenerasi)

Keberuntungan tidak selalu menyertai anak, isteri atau kerabat dari tokoh politik. AHY harus menelan pil pahit setelah tumbang di putaran pertama. Nasib serupa pernah dialami isteri dari mantan Bupati Bandung Barat (alm) Abu Bakar, Elin Suharliah. Elin kalah di dari pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan pada pilkada 2018.

Andika berhasil duduk sebagai Banten-2. Terpilihnya Andika boleh dibilang sebuah anomali meskipun bukan sebagai Banten-1. Dalam waktu beberapa tahun terakhir dua keluarga besarnya terlibat korupsi, yakni sang Ibu Ratu Atut dan paman, Tubagus Chaeri Wardana. Namun, itu tidak mempengaruhi pilihan politik masyarakat Banten.

Anang mengatakan perilaku pemilih Indonesia masih didominasi sikap pragmatisme emosional. Bukan kritis terhadap janji politik, kebijakan yang pernah dilakukan, dan rekam jejak di masa lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!