35 Orang Lolos Sekolah Staf Presiden, Moeldoko: Mereka Memiliki Rekam Jejak Kepemimpinan dan Semangat Kontribusi
Selasa, 04 Juli 2023 - 08:09 WIB
Moeldoko mengungkapkan bahwa proses seleksi SSP melalui esai dan wawancara. Namun, dirinya sangat menyayangkan masih ditemukannya plagiarisme dalam esai yang ditulis oleh beberapa peserta.
"Ada hal yang saya sangat sesalkan ada plagiasi. Dalam proses seleksi kami menemukan tingginya tingkat plagiasi dalam esai yang dikirim oleh para peserta. Plagiasi ini bisa sampai 50-80 persen. Ini menurut saya adalah sangat mengkhawatirkan. Pesan moral yang ingin saya sampaikan adalah jangan menjadi generasi copy paste," tegasnya.
Terkait peserta yang lolos, Moeldoko menyebut 35 orang tersebut berasal dari berbagai macam latar belakang dan profesi. Mulai dari insinyur, doktor, ekonom, hingga hukum dan kenegaraan.
Baca Juga: 35 Orang Lolos Sekolah Staf Presiden 2023, Moeldoko: Bukan Hanya Pintar
"Di sini kita juga akomodasi teman-teman disabilitas, difabel ada dua orang di sini yang kita akomodir untuk bisa bersama-sama kita semuanya. Bukan karena afirmasi, tapi memang karena prestasi yang dimiliki (mereka)," kata Moeldoko.
"Ada hal yang saya sangat sesalkan ada plagiasi. Dalam proses seleksi kami menemukan tingginya tingkat plagiasi dalam esai yang dikirim oleh para peserta. Plagiasi ini bisa sampai 50-80 persen. Ini menurut saya adalah sangat mengkhawatirkan. Pesan moral yang ingin saya sampaikan adalah jangan menjadi generasi copy paste," tegasnya.
Terkait peserta yang lolos, Moeldoko menyebut 35 orang tersebut berasal dari berbagai macam latar belakang dan profesi. Mulai dari insinyur, doktor, ekonom, hingga hukum dan kenegaraan.
Baca Juga: 35 Orang Lolos Sekolah Staf Presiden 2023, Moeldoko: Bukan Hanya Pintar
"Di sini kita juga akomodasi teman-teman disabilitas, difabel ada dua orang di sini yang kita akomodir untuk bisa bersama-sama kita semuanya. Bukan karena afirmasi, tapi memang karena prestasi yang dimiliki (mereka)," kata Moeldoko.
Lihat Juga :