Jelang Keputusan Penyelenggaraan Haji, Saudi Survei 25 Negara Pengirim
Rabu, 29 April 2020 - 06:45 WIB
Calon jamaah haji saat akan menaiki pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Foto:dok/SINDOnews/Hasan Kurniawan
JAKARTA - Hingga kemarin pemerintah belum memutuskan jadi atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19 tahun ini. Kendati telah menyiapkan sejumlah skenario, Pemerintah Indonesia masih menunggu kebijakan terkini dari Arab Saudi.
Untuk mengetahui kesiapan haji, Arab Saudi dan World Hajj and Umrah Convention (WHUC) telah melakukan survei yang melibatkan 25 negara pengirim jamaah haji, termasuk Indonesia.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Nizar Ali, mengatakan, survei ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Biro Perencanaan Kementerian Haji Arab Saudi dan WHUC. Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
"Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441Hijriah," ujarnya.
Untuk mengetahui kesiapan haji, Arab Saudi dan World Hajj and Umrah Convention (WHUC) telah melakukan survei yang melibatkan 25 negara pengirim jamaah haji, termasuk Indonesia.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Nizar Ali, mengatakan, survei ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Biro Perencanaan Kementerian Haji Arab Saudi dan WHUC. Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
"Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441Hijriah," ujarnya.
Lihat Juga :