Hindari Konten Negatif, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos selama Ramadan
Minggu, 02 April 2023 - 07:23 WIB
Menurut Romzi, hukum agama mewajibkan untuk berinteraksi antar manusia dengan cara yang baik. Ia mengatakan standar moral interaksi baik di ruang digital maupun di ruang nyata pada dasarnya sama. “Menahan diri atau menahan jempol untuk tidak mengeluarkan komentar-komentar negatif,” kata Romzi, Minggu (2/4/2023).
Baca juga: 39 Juta Orang Ucapkan Selamat Ramadhan di Facebook dan Instagram
Karena batasan di ruang digital semakin kabur, maka anjuran untuk menahan diri agar menjalin hubungan baik dengan pengguna media sosial lainnya semakin relevan. Terkait toleransi antar perbedaan, Romzi menyatakan toleransi bukanlah sikap mengabaikan orang lain. Namun, toleransi berarti sikap berani menerima perbedaan yang merupakan bagian dari hukum alam atau sunnatullah.
“Ada sejumlah alasan orang-orang memilih puasa media sosial, dari mulai menghilangkan distraksi hingga menjaga diri dari konten negatif. Tetapi, ada pula orang yang memilih lebih aktif media sosial dengan berhubungan dengan momen bulan Ramadan,” ucapnya.
Baca juga: 39 Juta Orang Ucapkan Selamat Ramadhan di Facebook dan Instagram
Karena batasan di ruang digital semakin kabur, maka anjuran untuk menahan diri agar menjalin hubungan baik dengan pengguna media sosial lainnya semakin relevan. Terkait toleransi antar perbedaan, Romzi menyatakan toleransi bukanlah sikap mengabaikan orang lain. Namun, toleransi berarti sikap berani menerima perbedaan yang merupakan bagian dari hukum alam atau sunnatullah.
“Ada sejumlah alasan orang-orang memilih puasa media sosial, dari mulai menghilangkan distraksi hingga menjaga diri dari konten negatif. Tetapi, ada pula orang yang memilih lebih aktif media sosial dengan berhubungan dengan momen bulan Ramadan,” ucapnya.
Lihat Juga :